Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Polsek Batuceper, melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap seorang laki-laki yang masuk ke area Polsek tersebut untuk menyerang petugas yang sedang berjag-jaga dengan menggunakan senjata tajam atau golok.
"Sampai saat ini laki-laki itu masih dalam pemeriksaan intensif petugas," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rochim, Senin (28/10).
Namun begitu, Kata Abdul Rochim, pihaknya tidak mau menduga-duga yang bersangkutan berasal dari salah satu kelompok yang ingin menciptakan suasana tidak kondusif di wilayah Polres Metro Tangerang.
Untuk memastikan siapa yang berangkutan, petugas melakukan pemanggilan terhadap keluarga laki-laki yang belakangan diketahui bernama, Jamaludin, 22, warga Kampung Babakan Bandung RT 015/004, Desa Babakan Keusik, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.
"Yang jelas sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan secara mendalam. Sabar nanti pasti kita informasikan," kata dia.
Baca juga: Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Depok
Lebih jauh Abdul Rochim menjelaskan, laki-laki itu ditangkap karena ia masuk ke area Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang. Ia juga berusaha menyerang petugas dengan cara mengeluarkan senjata tajam yang diselipkan di pinggang.
Untung saja, kata dia, petugas yang ada di Polsek sigap, sehingga laki-laki itu dapat diringkus.
Begitu diamankan, kata Abdul Rochim, laki-laki itu berlagak seperti orang gila.
"Ngomongnya ngaco dan tidak jelas. Tapi ia tetap kami tahan untuk diperiksa," kata dia. (A-4)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved