Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK kepolisian saat ini masih memburu pelaku yang menganiaya pegiat media sosial bernama Ninoy Karundeng. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.
"Laporan sudah diterima dan pelaku masih dicari," ujar Argo saat dimintai konfirmasi, kemarin.
Dia juga mengatakan bahwa kepolisian sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penganiayaan terhadap Ninoy.
Peristiwa itu menjadi ramai diperbincangkan setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan telah terjadi persekusi yang dilakukan sejumlah orang terhadap Ninoy.
Dalam video itu, wajah Ninoy yang mengenakan kaus hitam terlihat babak belur.
Pelaku juga memeriksa laptop milik Ninoy. Pelaku menilai laptop Ninoy berisi ujaran kebencian terhadap sejumlah tokoh.
Selain itu, pertanyaan dari pelaku pada Ninoy juga terdengar jelas. "Kamu meliput demo terus di dalamnya laptop kamu itu ada unsur-unsur kebencian yang dia-rahkan kepada tokoh-tokoh yang sangat dekat dengan kita. Tujuannya apa?" tanya pelaku.
Ninoy menjawab bahwa dirinya khilaf. Namun, jawaban tersebut tidak membuat sang pelaku puas.
Sebaliknya, pelaku justru membantah tindakan yang dilakukan Ninoy. "Kamu bukannya khilaf. Tapi, itu memang sudah pekerjaannya kalian. Tanpa kerja seperti itu tidak akan makan dan memang di situ dandangnya kalian," ujar pelaku.
Selanjutnya Ninoy ditanya sudah berapa lama bekerja sebagai buzzer dan berasal dari jaringan mana.
Ninoy menjawab bahwa ia bekerja sebagai buzzer Jokowi seorang diri. Namun, pelaku tidak puas dengan pengakuan Ninoy dan malah mengancam akan menganiaya dirinya.
"Bohong kamu. Kamu enggak akan ngaku kubikin kamu sakit. Jangan bohong kamu. Ngaku enggak? Aku paling mudah diajak ngomong baik-baik dan paling cepat emosi kalau enggak ngomong baik-baik," ancam pelaku.
Perlu diketahui, Ninoy diculik sejumlah orang ketika berada di tengah aksi di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9).
Setelah menyiksa Ninoy, akhirnya Ninoy diantar pulang oleh para pelaku ke rumahnya pada Selasa (1/10) kira-kira pukul 08.00 WIB. Ninoy diculik beberapa pria ketika meliput aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR, Senin (30/9). Kasus Ninoy kini telah di-BAP setelah dia divisum. (tri/J-2)
BAHAN bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Polisi ungkap peran Bahar bin Smith
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
BAHAR bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026 sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026. Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
Keempat pelaku sebelumnya saling tantang duel dengan kelompok pemuda lain di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved