Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut sosialisasi perluasan pembatasan lalu lintas kendaraan dengan pelat nomor ganjil genap sudah sangat masif.
Sejak diumumkan kepada publik pada 7 Agustus lalu, rencana perluasan ganjil genap disosialisasikan masif di berbagai titik. Tidak hanya jalan-jalan yang diterapkan perluasan ganjil genap, Syafrin menyebut, sosialisasi bahkan dilakukan di pusat perbelanjaan.
Baca juga: Ratusan Santri Berdemo di DPR Dukung Revisi UU KPK
Dishub DKI juga menggelar uji coba sekaligus sosialisasi pada 12 Agustus hingga 6 September lalu. Sehingga, menurutnya, tidak ada alasan pengendara tidak tahu perihal kebijakan itu.
"Selama masa uji coba mulai 12 Agustus sampai dengan 6 September, kalau misalnya yang bersangkutan melintasi itu, pasti tahu bahwa di situ ada ganjil genap," kata Syafrin di Balai Kota, Rabu (11/9).
Sementara itu, di sisi lain pelaksanaan perluasan ganjil genap selama dua hari kemarin berjalan lancar dan baik. Menurutnya, cukup banyak pengendara yang memahami kebijakan itu dan menerima ditilang saat melanggar. "Ganjil genap bagus. Evaluasinya bagus," tegasnya.
Di sisi lain guna mempermudah penindakan dan pengawasan, Dishub DKI tahun ini melakukan pengadaan 81 unit kamera untuk E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement).
Baca juga: PDIP dan Gerindra Usung Wakil Wali Kota Depok di Pilkada 2020
Kamera tersebut akan ditempatkan di ruas-ruas jalan yang pertama kali diterapkan ganjil genap seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan DI Panjaitan.
"Kami hanya support terkait dengan permohonan program. Program itu kita bantu dengan dana hibah. Itu selebihnya ada di sana (kepolisian)," terang Syafrin. (OL-6)
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved