Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik. Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mendesak badan PBB untuk pengungsi UNHCR segera memindahkan para pengungsi asing yang mendiami lokasi penampungan eks Gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat.
Sebelumnya Pemprov DKI memberikan bantuan serta penampungan sejak 14 Juli silam di lokasi itu.
Namun, bantuan dihentikan pada 31 Agustus lalu karena tidak adanya kejelasan tindak lanjut dari UNHCR. Sebab, UNHCR adalah pihak yang berwenang menangani pengungsi asing.
"Permasalahan pengungsi di Kalideres itu kan tanggung jawab penuh UNHCR yang harus menyelesaikan. Kemudian ada Pemprov DKI juga memberikan bantuan. Kemudian juga ada swasta juga memberikan bantuan," ungkap Ketua Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri, Kemenkopolhukam, Chairul Anwar, saat dikonfirmasi, Kamis (5/9).
Chairul menyebut telah berkali-kali berkoordinasi dengan UNHCR untuk membahas hal ini. Namun, jawabannya tetap sama yakni UNHCR terkendala dengan negara penerima yang tidak lagi menerima pencari suaka.
Seperti Australia, Chairul mengatakan, negeri Kanguru itu sudah tidak menerima pencari suaka sejak 2014.
"Kalau jawaban dari UNHCR mereka juga terkendala oleh negara penerima karena negara penerima juga menentukan kriteria-kriteria yang bisa mereka terima," paparnya.
Lebih lanjut Chairul menegaskan UNHCR harus bertanggung jawab penuh atas nasib pengungsi karena Indonesia tidak memiliki kewajiban menangani pengungsi. Sebab, Indonesia tidak ikut meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951.
"Kita tidak wajib menerima dan menangani pengungsi. Tapi karena mereka ada di sini ya kita bantu, kita urus," terangnya.
Hingga kini pihaknya pun belum berkeinginan memaksa pengungsi untuk pindah dari lokasi penampungan meski bantuan dari Pemprov DKI telah dihentikan pada 31 Agustus lalu.
"Kita inginnya UNHCR pelan-pelan memberi pemahaman supaya mereka mencari tempat tinggal baru. Kita tidak mungkin paksa keluar. Ya tidaklah," ujar Chairul
Sebelumnya Pemprov DKI memberikan bantuan pada pengungsi asing dari berbagai negara yang sedang berkonflik dan hendak mencari suaka ke negara lain. Pemberian bantuan termasuk penyediaan lokasi penampungan dilakukan sejak 14 Juli silam.
Namun, karena pasifnya lembaga imigran PBB, UNHCR terhadap para pengungsi membuat Pemprov DKI gerah dan menghentikan bantuan pada 31 Agustus lalu.
Pemprov DKI telah meminta UNHCR sebagai pihak yang berwenang menangani pengungsi untuk aktif memberikan bantuan dan memindahkan para pengungsi asing dari lokasi penampungan.(OL-09)
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Indonesia resmi memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa. Simak agenda strategis RI, mulai dari hak pangan anak hingga isu Palestina dan Ukraina.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved