Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Kramat Jati hingga kini masih menyelidiki kasus pembunuhan sadis tersangka Jumharyono dengan korban sang istri. Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin A Rahman mengatakan pihaknya berencana akan melakukan tes kejiwaan dari tersangka.
"Iya (akan ada tes kejiwaan) nanti akan kita cek ya," kata Kompol Nurdin A Rahman saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (8/8).
Baca juga: Motif Ekonomi Diduga Jadi Alasan Jumharyono Bunuh Istri
Namun, Nurdin belum menyebutkan kapan tes kejiwaan itu akan dilakukan. Polisi hingga kini masih terus menyelidiki kasus pembunuhan sadis itu.
Sebelumnya, kejadian pembunuhan sadis tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Dukuh V Rt 10/05 nomor 73 A, Kramat Jati, Jakarta Timur. Adapun, kontrakan tersebut dihuni oleh pelaku, bersama dengan istri dan anaknya yang masih berumur 5 tahun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB.
Awalnya, pelaku yang bekerja sebagai kuli di Pasar Induk Kramat Jati pulang ke kontrakannya pada pukul 00.30 WIB. Saat sampai di rumah, dirinya terlibat cekcok dengan korban. Pelaku kemudian langsung membunuh korban dengan cara memukul korban menggunakan batu serta menusuknya menggunakan gunting.
Mengetahui istri meninggal, pelaku berniat menutupi jejak dengan membakar rumah kontrakannya sekaligus mencoba melakukan bunuh diri. Saat api mulai membakar sebagian rumah kontrakannya, pelaku justru melarikan diri.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh warga sekitar. Nahas, anak pelaku yang berusia 5 tahun itu mengalami luka bakar hingga 80 persen akibat perbuatan ayahnya. (OL-6)
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved