Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyambut positif perluasan pembatasan lalu lintas kendaraan pribadi dengan plat ganjil genap. Namun, Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengungkapkan perluasan ganjil genap tidak lebih efektif dibandingkan dengan ganjil genap yang diterapkan semasa Asian Games 2018 berlangsung.
Menurutnya, perluasan ruas jalan ganjil genap yang nantinya berlaku mulai 9 September masih memiliki celah. Karena ganjil genap tidak diterapkan dalam jangka waktu yang lama seperti pada era Asian Games 2018. Sehingga pengendara pribadi dapat tetap menggunakan kendaraan mereka di jam-jam yang tidak terkena pembatasan dan tidak beralih ke angkutan umum.
"Warga enggak ada alternatif lagi menggunakan kendaraan pribadi saat Asian Games 2018. Nah kita sempat coba pagi sore, mobil masih bisa keluar dari garasi, karena mereka masih ada celah untuk mobil," kata Bambang saat dihubungi, Kamis (8/8).
Sebelumnya, BPTJ mengusulkan untuk memberlakukan ganjil genap yang diterapkan selama perhelatan Asian Games 2018 yakni selama 15 jam sejak pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.
Baca juga: Ganjil Genap Juga Berlaku Bagi Kendaraan Keluar-Masuk Tol
Usul itu tidak digunakan karena Pemprov DKI tetap menggunakan waktu pagi dan sore untuk pembatasan ganjil genap. Bedanya, dalam pembaruan ganjil genap kali ini Pemprov DKI menambah durasi pada malam hari dari semula pukul 16.00-20.00 menjadi pukul 16.00-21.00 dan ditambah perluasan di 16 ruas jalan lainnya.
Dari hasil studi, diterapkannya ganjil genap selama 15 jam dapat mengurangi emisi gas buang 20%.
Bambang enggan menyebut ganjil genap yang diperluas tidak dapat sukses mengurangi angkutan umum. Ia mendorong agar setiap masyarakat dapat mematuhi aturan dan beralih ke kendaraan umum guna mengurangi pencemaran udara dan kemacetan.
BPTJ pun melakukan kampanye agar masyarakat mau beralih ke kendaraan umum dan meninggalkan kendaraannya di rumah.
"Kalau ditanya nanti berhasil enggak? Ya kita mesti lakukan usaha bersama, kita campaign, masyarakat patuh aturan. Gitu ya," terangnya.(OL-5)
MRT Timur-Barat Fase 2 Kembangan-Balaraja dibidik jadi solusi kemacetan dua arah Jakarta-Banten. Pemprov dan 8 pengembang mulai kajian TOD lintas wilayah.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Inner London Congestion Zone, Orchard-CBD Singapura dan Central Stockholm menjadi contoh bagaimana tarif diberlakukan untuk menahan volume kendaraan yang memasuki kawasan padat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved