Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN berkas kependudukan terpaksa harus diselesaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi dalam satu hari. Penumpukan berkas terjadi lantaran server kependudukan di Kota Bekasi offline akibat pemadaman listrik (black out), Senin (5/8) kemarin.
“Kemarin berkas yang masuk kami terima, sekarang akan dituntaskan semua,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Muhammad Taufiq, Selasa (6/8).
Baca juga: Layanan Kependudukan di Bekasi Tutup Akibat Pemadaman Listrik
Taufiq menyampaikan, layanan administrasi kependudukan sempat terhenti lantaran server administrasi kependudukan offline. Untuk itu, berkas yang seharusnya selesai dalam satu hari terpaksa ditunda hingga sistem kembali seperti semula.
Ia menjelaskan, sebetulnya listrik sudah kembali nyala pada Senin (5/8) sore. Namun, saat server kembali dihidupkan butuh waktu sedikitnya tiga jam agar sistem kembali stabil.
Taufiq merinci, sedikitnya ada 1.600 lebih permohonan berkas Kartu Identitas Anak (KIA) masuk dan 400 berkas Akte Kelahiran pada Senin (5/8). Sehingga, total jumlah berkas yang sempat tertunda ada sebanyak 2.000 berkas. “Ditambah dengan layanan hari ini total jadi ada 2.500 berkas yang sedang kami kejar untuk diselesaikan,” kata dia.
Meski demikian, Taufiq mengaku, tidak ada layanan ekstra pasca peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat sejak Minggu (4/8). Namun, pihaknya optimistis bisa menyelesaikan penumpukan berkas yang ada. “Tidak ada layanan ekstra, tapi kita kejar hutangnya saja,” imbuh dia.
Kurnaesih, 34, salah satu pemohon pembuatan KIA di Kota Bekasi mengaku sempat meninggalkan berkas pemohonan di Kantor Disdukcapil, di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, kemarin sore. Namun, siang tadi, kartu tersebut sudah Ia terima. “Sudah jadi kok ini, kemarin suruh tinggal dulu sama petugas,” kata Esih.
Esih berharap, peristiwa pemadaman listrik akibat gangguan karena sistem di tiga SUTET secara bersamaan tidak terjadi lagi. Sebab, pelanggan yang otomatis dirugikan.
“Seperti layanan kependudukan kan jadi terhambat, berkas numpuk, harusnya bisa cepat jadi tertunda, semoga tidak terjadi lagi,” tandas dia. (OL-6)
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved