Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan, pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta tergantung pada keinginan politik (political will) dari pimpinan Dewan.
Political will tersebut dibutuhkan untuk segera menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang tidak kunjung terwujud.
"Mungkin kembali tanya ke pimpinan Dewan. Tidak mungkin anggota gelar rapimgab tanpa pimpinan. Begitu juga pansus (panitia khusus) misalnya menggelar sendiri (rapimgab), enggak bisa. Harus ada pimpinan. Kalau itu, tinggal political will saja,” kata Abdurrahman di Jakarta, Senin (5/8).
Abdurrahman menjelaskan, pansus pemilihan wagub DKI sudah bekerja hingga tingkat konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Draft tata tertib (tatib) pemilihan pun sudah rampung, tinggal melaporkan ke pimpinan dewan dalam forum rapimgab.
"Jadi rapimgab nanti penyampaian hasil pansus. Dari hasil itu lalu dibawa ke paripurna. Nanti di paripurna disahkan. Setelah itu, pansus bubar dan dibentuk panitia pemilihan (panlih). Sekarang rapimgab belum digelar. Kalau menurut saya, proses harus terap berjalan karena sudah proses. Ya prosesnya memang begitu," ujarnya.
Baca juga : Demokrat-PAN Pertanyakan Kepastian Rapimgab Pemilihan Wagub DKI
Menyinggung soal waktu masa tugas yang tinggal tiga bulan lagi, menurut Abdurrahman, masih bisa digunakan untuk mengesahkan tata tertib dan menggelar rapat paripurna.
Namun, ia menegaskan dibutuhkan political will dari pimpinan dewan. Sebab kalau proses pemilihan wagub diserahkan ke anggota dewan yang baru, maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.
Hal itu karena, DPRD DKI yang baru akan terlebih dahulu membentuk alat kelengkapan dewan untuk menjalankan tugas mereka sebagai anggota dewan periode 2019-2024.
"Ini akan membutuhkan waktu lebih panjang lagi. Apalagi nanti harus bentuk pansus baru lagi. Karena pimpinan pansus yang sekarang, Pak Ongen dan wakilnya, Pak Bestari, dua-duanya tidak masuk periode baru. Lalu anggota pansus juga ada yang enggak lolos Pileg,” ujar Abdurrahman.
Menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI M.Syarif mengenai rapimgab belum digelar karena kurangnya lobi dan pendekatan yang dilakukan PKS, Abdurrahman Suhaimi menegaskan setiap partai politik memiliki cara pendekatan masing-masing.
"Tidak usah saling menyalahkan lah. Saya kira masing-masing punya caranya. Masing-masing melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Jadi jangan saling menyalahkan sana sini. Namun, seperti yang saya bilang tadi, prosesnya harus begitu,” tegas Abdurrahman. (OL-7)
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Sebuah kapal jenis SPOB (Self Propelled Oil Barge) dilaporkan menabrak salah satu pilar jembatan Mahakam I pada Minggu (8/3/2026) malam.
Kecelakaan yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, pada Senin (23/2), mengakibatkan 23 penumpang mengalami luka ringan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved