Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kadis LH DKI Sebut Proyek Konstruksi Perburuk Udara Jakarta

Putri Anisa Yuliani
25/7/2019 14:23
Kadis LH DKI Sebut Proyek Konstruksi Perburuk Udara Jakarta
Kualitas udara Jakarta buruk(ANTARA )

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, menyebut banyaknya proyek konstruksi maupun infrastruktur yang sedang dilakukan di Jakarta turut memperburuk polusi udara di ibu kota. Hal itu turut memengaruhi penilaian kualitas uadara di beberapa situs internasional seperti Air Visual.

Pagi ini, dalam situs  www.airvisual.com udara Jakarta mendapat penilaian 170 dengan indikator PM 2,5 dan PM 10. Status Jakarta pun dinilai 'unhealthy' atau tidak sehat dengan nilai 170. Nilainya sementara ini pukul 12.40 turun ke angka 158 namun tetap berstatus 'unhealthy'.

Baca juga: Pemkot Bekasi Bongkar Bangunan untuk Kembalikan Fungsi Lahan

"Prinsipnya tergantung ada tidaknya aktivitas lokal yang berpengaruh kepada hasil pengukuran. Kita deteksi, kalau ada aktifitas lokal yang tidak seperti biasanya, misal ada proyek atau konstruksi di sekitar titik pengukuran akan menghasilkan pengukuran yang lebih buruk," ungkapnya saat dihubungi Kamis (25/7).

Faktor konstruksi bangunan ini sudah dibuktikan sendiri oleh DLH. Berdasarkan laporan dari laboratorium DLH yang memeriksa stasiun pemantauan udara di kawasan Gambir, Jakarta Pusat terdapat penurunan kualitas udara yang diduga sebagai dampak dari proyek konstruksi yang sedang dilakukan di Kedutaan Besar Amerika Serikat yang terletak tidak jauh dari stasiun pemantauan tersebut.

"Saya kemarin dapat laporan dari teman-teman laboratorium LH, di seputaran Thamrin itu lagi pembenahan trotoar. Saya ada fotonya. Kebetulan titik kami pun termonitor," kata Andono.

Faktor kedua adalah cuaca. Saat ini, Jakarta sedang mengalami musim panas. Andono menjelaskan dalam musim panas asap polutan dari kendaraan bermotor maupun kegiatan konstruksi tidak dapat segera hilang dan malah terperangkap di atmosfer. Hal itulah yang membuat polusi terasa kian buruk.

"Kalau musim hujan udara lebih bersih karena polutan di udara tersapu air hujan dan jatuh ke daratan langsung terserap tanah," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya