Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan tiga pengedar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Internasional, masing-masing berinisial HO, 26, AO, 20, dan PO, 49, bersama barang bukti sebanyak tiga tas berisi puluhan paket besar yang diduga narkotika jenis sabu diamankan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan penangkapan ketiga tersangka terjadi pada Rabu (10/7) dini hari. Dalam aksi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kanit 1 Narkoba AKP Arif Purnama Oktora sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan tersangka di Jalan Siak Riau.
"Mengetahui sedang diburu petugas, tersangka berusaha melarikan diri dengan mengendarai satu unit mobil dan sempat menabrak mobil petugas," kata Hengky dari keterangan resminya, Kamis (11/7).
Baca juga: Polres Jakbar Musnahkan 138 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi
Setelah dapat mengejar tersangka, petugas kemudian menggiring mobil yang dikendarai tersangka ke tempat sepi untuk menghindari korban dari masyarakat.
"Dari tersangka, petugas mengamankan 3 tas berisi puluhan paket besar yang narkotika jenis sabu, disembunyikan di bawah rangka dashboard kendaraan yang dikendarai oleh pelaku," sebutnya
Semantara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz menjelaskan penangkapan ketiga tersangka berdasarkan hasil pengembangan kasus narkotika dari penangkapan 120 kg narkoba jenis sabu yang ditumpuk karung pada bulan April lalu.
"Ketiga tersangka ini hasil pengembangan dari kasus narkotika dari penangkapan 120 kg narkoba jenis sabu yang ditumpuk karung pada bulan April lalu, sehingga polisi langsung melakukan aksi," tutur Erick.
Dari penangkapan tersebut, tiga tersangka dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat berikut barang bukti berupa tiga tas berisi puluhan paket besar yang diduga narkotika jenis sabu.(OL-5)
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved