Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA Hukum Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum PSSI Joko Driyono tak mempermasalahkan pasal yang dituntut kepada kliennya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Pembacaan tuntutan dibacakan pada hari ini, Kamis (4/7), di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada pukul 16.45 WIB.
"Kami kuasa hukum tidak mempersoalkan pasal mana yang dianggap JPU terbukti dilakukan oleh terkdawa," kata penasehat hukum Joko Driyono, Mustofa Abidin, setelah sidang di PN Jakarta Selatan, Kamis (4/7).
Mustofa Abidin melihat dari fakta persidangan masih sangat lemah sehingga pihaknya tak mempermasalahkan pasal yang dituntut.
"Karena sampai saat ini, kami (kuasa hukum) merasa bahwa sesuai dengan fakta-fakta persidangan dari pasal-pasal tersebut, masih belum ada satupun yang dibuktikan oleh JPU secara sah dan meyakinkan," ujar Mustofa Abidin.
"Sehingga terkait apa yang sudah kita dengarkan tadi sama sekali tidak mempengaruhi apa yang sudah kita persiapkan untuk sidang selanjutnya yaitu pembelaan atau pleidoi atas nama terdakwa Joko Driyono," imbuhnya.
Baca juga: Jaksa Tuntut Jokdri Dihukum 2,5 Tahun Penjara
Selain itu, kuasa hukum Joko Driyono mengaku sudah mempersiapkan pleidoi jauh sebelum tuntutan dibacakan oleh JPU.
"Kami sudah menyusun sejak awal sebenarnya pleidoi itu, dan kami memang tinggal menunggu kepastian apa yang kita dengarkan dari tuntutan yang barusan dibacakan," papar Mustofa Abidin.
Kuasa hukum Jokdri berencana membahas pasal per pasal dari setiap pasal tuntutan JPU.
"Nanti rencana kami, sesuai dengan pendirian kami tidak ada satupun dakwaan penuntut umum yang bisa dibuktikan berdasarkan fakta-fakta di persidangan dengan secara sah dan meyakinkan. Semoga nanti dalam pledioi kami punya waktu yang lumayan, kami akan membahas satu per satu pasal-pasal yang didakwakan tersebut," terangnya.
"Sehingga keinginan kami atau tujuan kami adalah untuk membuktikan bahwa yang didakwakan penuntut umum tersebut, belum ada satupun yang bisa dibuktikan secara sah dan meyakinkan berdasarkan fakta-fakta di persidangan," tutupnya.(OL-5)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Jaksa AS mengungkap skema pengaturan skor besar-besaran di basket perguruan tinggi (NCAA). Melibatkan puluhan pemain dan taruhan hingga ratusan ribu dolar.
Maduka Okoye sebelumnya dituduh sengaja mencari kartu kuning pada laga melawan Lazio pada Maret 2024, yang diduga terkait dengan taruhan senilai 120.000 euro.
Skandal pengaturan skor itu terjadi di dua leg pertandingan kualifikasi Liga Konferensi UEFA musim 2023/2024 antara Arsenal Tivat dan klub Armenia, Alashkert FC, pada Juli 2023.
PELATIH Bali United Stefano Cugurra mengharapkan sanksi keras kepada oknum pelaku untuk mencegah praktik pengaturan skor atau match fixing dalam kompetisi sepak bola tanah air.
Zwayer mengungkapkan dirinya pernah mendapatkan ancaman pembunuhan sejak Jude Bellingham mengkritik kepemimpinannya dalam laga Bundesliga antara Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen.
Dugaan terhadap adanya pengaturan pertandingan di liga sepak bola Indonesia di setiap tingkatan mulai Liga 1, Liga 2 dan seterusnya kerap terdengar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved