Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan kepada Inspektorat DKI untuk turun tangan menyelidiki lelang rehabilitasi bangunan Gedung A RS Koja, Jakarta Utara.
Hal ini merupakan tindak lanjut dari keluhan pembangunan RS Koja yang disampaikan oleh anggota Fraksi Partai Golkar, Ramli, dalam rapat paripurna pada Senin (1/7) lalu.
"Jadi saya akan minta inspektorat untuk mulai melakukan penyelidikan apa yang sesungguhnya terjadi. Kemudian diaudit mutu bangunannya lalu diaudit juga besaran biaya yang diperlukan untuk melanjutkan proyek tersebut," ujarnya di Balai Kota, Selasa (2/7).
Anies pun mengakui ada yang tidak beres dari pembangunan salah satu gedung di RS Koja.
Baca juga : Lift tidak Berfungsi, Pasien RSUD Koja Kesulitan ke UGD
Hal itu ditemuinya langsung saat menjenguk salah satu Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Sella Purba yang menjadi pasien rawat inap di RS itu akibat menjadi korban tabrak lari.
"Saya kemarin waktu menjenguk Sella sempat lihat kondisinya di tempat itu memang ada permasalahan di sana," ungkapnya.
Menurutnya sejauh ini masalah penghapusan asetlah yang menjadi penyebab keterlambatan pembangunan.
Sebelumnya, anggota Fraksi Partai Golkar, Ramli, mengeluhkan lamanya pembangunan Gedung A RS Koja Jakarta Utara. Akibat lambatnya proses pembangunan, menurutnya pihak pasien dirugikan.
Tidak hanya itu, kondisi pasien gawat darurat pun ikut dalam bahaya karena instalasi gawat darurat (IGD) yang dipindahkan sementara ke lantai 2 selama pembangunan berlangsung.
"Ini ada yang tidak beres. KPK harus turun. Pembangunan berjalan lama dan lift yang menyala hanya dua unit. IGD ada di lantai 2. Bagaimana jika ada pasien yang sangat gawat darurat kalau mengangkut pasien ke lantai 2 saja sulit," tegasnya saat itu. (OL-7)
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved