Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pengumuman PPDB SMA di Banten Ditunda, Orang Tua Resah

Sumantri
30/6/2019 17:50
Pengumuman PPDB SMA di Banten Ditunda, Orang Tua Resah
Siswa melakukan verifikasi berkas pendaftaran seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

PENGUMUMAN Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tingkat SMA di Tangerang, Provonsi Banten yang semestinya pada Sabtu (29/6) lalu, ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Hal ini membuat sejumlah orang tua murid resah.

"Kalau melihat pengumuman sementara beberapa waktu lalu, posisi anak saya ada di nomor urut 205, masuk dalam kotak hijau tua yang kemungkinan besar di terima di SMAN 8 Tangerang," kata Mustafa, salah satu orang tua siswa yang anaknya mendaftar di sekolah tersebut.

Namun demikian, Mustafa dan para orang tua siswa lainnya merasa resah lantaran pengumuman PPDB diundur dalam waktu yang tidak ditentukan. 
"Kami kuatir ada perubahan, tiba-tiba anak saya tidak diterima, lalu mau sekolah dimana,'' kata Mustafa yang diamini sejumlah orang tua lainnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pihak sekolah maupun panitia PPDB, tidak bisa memberikan keterangan. Mereka bilang kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi. "Ini adalah kewenangan Pemprov Banten. Posisi kami sama dengan siswa, yaitu menunggu informasi dari sana (Pemerintah Provinsi Banten)," kata salah seorang panitia PPDB di SMAN 8 Tangerang, yang tak bersedia disebutkan namanya. Hal serupa juga dikatakan panitia di SMAN 4. Mereka meminta kepada para orang tua siswa agar sabar menunggu waktu pengumuman penerimaan PPDB yang belum ditentukan waktunya. 

"Sistem zonasi PPDB ini sudah berjalan tiga tahun. Tapi pelaksaaan masih seperti itu saja atau semrawut. Harus ada evaluasi" ujar Adib Miftahul, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang ketika dimintai tanggapannya mengenai kisruh PPDB ini. (A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya