Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI ada keluhan, penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru disambut baik jajaran Pemerintah Kota Depok yang mengurusi lalu lintas. Dengan sistem zonasi, diprediksi keruwetan lalu lintas di kota itu bisa berkurang.
"Bagi kami dan tentu saja juga masyarakat, manfaat zonasi dalam PPDB pasti seabrek. Zonasi akan mengurangi arus pergerakan kendaraan bermotor pribadi yang mengantar jemput siswa dari rumah ke sekolah dan sebaliknya," ujar Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Depok, Anton Tofani Muharram, kemarin.
Ia mengakui banyak SD, SMP, SMA, dan SMK favorit di Depok yang selama ini menyumbang kemacetan lalu lintas saat jam masuk dan pulang sekolah. Banyak siswa yang tinggal jauh dari sekolah harus diantar jemput dengan mobil atau motor.
Dengan sistem zonasi, lanjutnya, siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah favorit mendapat kesempatan menimba ilmu di sana. Tentu saja, mereka tidak perlu diantar jemput dengan kendaraan pribadi atau naik kendaraan umum karena cukup hanya berjalan kaki atau naik sepeda.
Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Suhyana, mengakui banyak orangtua dan siswa kecewa dengan sistem zonasi. "Mereka bisa mendaftar ke sekolah swasta karena banyak juga di antaranya yang berkualitas bagus. Soal biaya, kami juga sudah meminta pengelola sekolah swasta ikut membantu siswa miskin." (KG/J-3)
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved