Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 30 ribu pemudik dari Kota Bekasi mulai bertolak ke kampung halaman. Mereka tercatat berangkat naik bus di Terminal Induk Bekasi, Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
“Sejak H-7 atau sekitar 29 Mei kemarin sampai sekarang sudah ada sekitar 30.000 pemudik yang menjadi penumpang bus dari Terminal,” ungkap Kepala Unit Pengendalian Operasional Terminal Induk Kota Bekasi Acim Maulana, Senin (3/6).
Menurut Acim, hari ini, pihaknya memprediksi lonjakan penumpang mulai berkurang. Sebab, prediksi arus puncak mudik lebaran yakni sekitar H-5 hingga H-4 kemarin.
Ia mengatakan, pada H-4 atau sekitar Sabtu (1/6), pihaknya mencatat sekitar 8.000 penumpang berangkat ke kampung halaman. Namun, sejak H-3 Minggu (2/6) jumlah penumpang tidak lebih dari 4.000 orang.
“Kemungkinan hari ini, atau H-2 sudah tidak akan terjadi lonjakan penumpang,” kata dia.
Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Tetap Padati Bandara Halim
Sementara itu, kata dia, pemudik yang berangkat dari Terminal Induk Bekasi, hanya jarak dekat seperti Bandung, Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sementara pemudik dengan tujuan Sumatra, Jawa Tengah atau Jawa Timur sudah jarang naik angkutan darat.
“Sekarang masih ada pemudik paling ke Bandung, Garut atau Tasik,” katanya.
Acim memastikan ketersediaan bus hingga saat ini masih cukup. Pihaknya menyediakan sekitar 450 bus reguler ditambah 100 bus cadangan.
“Itu semua cukup dan tidak ada yang sampai tidak kebagian bus,” tandas dia. (OL-2)
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved