Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengatur Jalan Tol (BPTJ) menginstruksikan PT Translingkar untuk mengoperasikan Tol Cinera-Jagorawi (CIjago) seksi 2, untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik dan balik Lebaran 2019. Akses tol itu bakal dibuka H-2 sampai H+4 Lebaran.
Namun, Pemerintah Kota Depok menilai keputusan itu belum tepat. Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan Tol Cijago seksi 2 belum siap beroperasi.
"Kami mohon pemerintah pusat untuk memperhatikan itu, mengkaji lagi karena analisa mengenai dampak lingkungan belum juga selesai di BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek)," ucap Dadang, Sabtu (1/6).
Dia melanjutkan, bila Cijago seksi 2 tetap dipaksa beroperasi malah akan menjadi penyebab kemacetan. Karena, saat memasuki tol dari Jalan Bungur Raya, Cinere, kondisi jalan masih sempit. Begitupula di simpang Juanda dan Gong Si Bolong.
"Ketika itu dibuka, maka akan menyebabkan crowded, atau penumpukan kendaraan. Di sini kami bukan bermaksud untuk menghambat namun mohon diperhatikan," jelasnya.
Dinas Perhubungan Kota Depok telah berupaya agar BPTJ menindaklanjuti instruksi tersebut. Dadang menegaskan, pihaknya sudah berupaya menyampaikannya melalui rapat dan surat-surat.
Baca juga: 167 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen
"Tapi ya karena sudah instruksi walau sebenarnya kami keberatan karena tol itu kewenengan pusat, ya kita tidak bisa apa. Tiba-tiba, sekarang ada surat H-2 dioperasionalkan, sampai dengan H + 4," paparnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, isi surat instruksi BPJT tersebut adalah menindaklanjuti surat direktur utama PT Translingkar Kita Jaya nomor D1-420-EB/0519 tanggal 29 Mei 2019 perihal persiapan fungsional Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 2 (Raya Bogor-Kukusan) untuk Lebaran Tahun 2019 dan dalam rangka membantu kelancaran lalu lintas arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2019 pada Jalan Cijago, dengan ini PT Translingkar Kita Jaya diminta untuk dapat mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Cijago Seksi 2 (Raya Bogor-Kukusan) dimulai sejak H-2 hingga H+4 dengan ketentuan:
Untuk lalu lintas pada jalur fungsional Seksi 2 (Raya Bogor-Kukusan) adalah dengan pelaksanaan sebagai berikut:
Untuk lalu lintas kendaraan dari arah Jagorawi menuju Margonda dan Kukusan transaksi di Gerbang Tol (GT) keluar (off ramp pay) yaitu di GT Cisalak 2 (eksisting), GT Margonda 2 dan GT kukusan 2, dengan besaran tarif sesuai tarif pada Seksi 1 yang telah beroperasi.
Sedangkan untuk arah sebaliknya, dari arah Kukusan dan Margonda menuju arah Jagorawi transaksi dilakukan di GT masuk (on ramp pay) yaitu di GT Kukusan 1, GT Margonda 1, dan GT Cisalak 1 serta GT Cisalak 3 dengan besaran tarif sesuai tyarif pada Seksi 1 yang telah beroperasi.
Untuk GT Cisalak 4 dan GT Margonda 3 yang melayani lalu lintas dari arah Raya Bogor menuju Kukusan dan Margonda tidak difungsikan . demikian halnya dengan GT Cisalak 3 (off ramp) tidak difungsikan. Hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan tidak dapat dibedakanya asal kendaraan dari arah Jagorawi dan Margonda. (Medcom/OL-1)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
PT Jasa Marga membuka enam ruas tol sepanjang 198 km secara fungsional di Trans Jawa dan Trans Sumatera untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026.
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Data Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 123 juta orang melakukan perjalanan mudik pada 2023, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.
Pertamina pun menegaskan telah mempersiapkan stok BBM dan LPG jauh hari sebelum perang Israel-Amerika lawan Iran.
Program Bengkel Persiapan Mudik akan dimulai pada 6–7 Maret 2026, sementara Bengkel Siaga Mudik beroperasi pada 14–20 Maret 2026 di berbagai titik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved