Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 5.280 kursi mudik gratis yang disiapkan untuk warga Kota Bekasi telah habis diserbu warga. Pendaftaran mudik gratis tersebut sudah dibuka sejak Selasa (26/3) lalu.
Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikhwanudin Rahmat, mengatakan pemerintah daerah telah menutup pendaftaran mudik gratis yang diadakan Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian Perhubungan. Adapun, total bus yang disediakan ada sebanyak 120 bus mudik, 40 bus di antaranya dari Provinsi Jawa Barat dan 80 bus dari Kementerian Perhubungan.
Baca juga: Angkasa Pura I Mulai Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2019
“Peserta akan diberangkatkan Sabtu (1/6) mendatang, titik pemberangkatan rencanannya di Summarecon Bekasi,” ungkap Ikhwanudin, Kamis (9/5).
Ikhwanudin mengatakan, untuk tujuan mudik gratis kali ini yakni kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung.
Untuk program mudik dari Pemerintah Jawa Barat, kata dia, dikhususkan bagi warga yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan program mudik gratis dari kementerian, tidak dibatasi domisili peserta.
“Warga dari daerah mana saja, bisa mengikuti program mudik gratis dari kementerian,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, untuk bus dari Pemprov Jawa Barat terbagi dalam dua rute yakni 25 unit tujuan Solo dan 15 sisanya ke arah Yogyakarta. Bus tujuan Solo melintasi Pekalongan, Semarang, dan Boyolali. Adapun bus tujuan Yogyakarta melalui Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, dan Wates. Sementara 80 bus yang disediakan kementerian untuk mengangkut penumpang ke lokasi tujuan yang lebih banyak, yakni kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Sumatera.
“Pemudik bisa turun di kota-kota yang dilintasi, tidak harus semua turun di pemberhentian akhir,” katanya.
Menurut Ikhwanudin, pendaftaran telah dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi di Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medansatria sejak Selasa (26/3). Warga yang berminat mengikuti program ini diharuskan mendaftar terlebih dulu dengan menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.
Baca juga: Warga Bekasi Lebih Tertarik Mudik Gratis dari Pemprov Jabar
Setelah terdaftar, warga akan menerima lembar pendaftaran sementara yang nantinya ditukarkan dengan tiket saat pendaftaran ulang. Untuk program dari Dishub Jabar, tidak ada pembatasan jumlah penumpang yang akan didaftarkan.
“Semua yang terdata dalam Kartu Keluarga diperbolehkan mendaftar program ini. Berbeda dengan mudik gratis dari kementerian jumlah penumpang dibatasi hanya sampai empat orang,” tandas dia. (OL-6)
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved