Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Inafis Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bom pipa dan sejumlah benda diduga bahan peledak di sebuah toko ponsel Wanky Cell, Jalan Muhtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (9/5).
"Dari hasil olah TKP, ditemukan sejumlah benda. Dari tim penjinak bom menemukan ada beberapa yang ada kaitannya dengan bom, yakni kabel,"kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono.
Baca juga: Pemilik Gerai Wanky Cell Diduga Anggota JAD
Selain itu, ada sejumlah benda yang diduga sebagai material pembuat bom, seperti sendok, saringan, dan buku panduan membuat bom. Kemudian, dari inafis dan iden juga ada beberapa benda yang dibawa, seperti hasil temuan sidik jari.
"Ada buku-buku juga untuk belajar membuat bahan peledak dan buku tentang internet di sana," katanya.
Dari tempat kejadian, polisi juga menyita sejumlah benda yang tidak ada kaitannya dengan bisnis penjualan aksesoris ponsel. "Ada lakban banyak, ada empat sampai lima dus di dalam yang digunakan untuk menyatukan alat," kata Argo.
Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan beberapa tulisan, hanya saja Argo tidak memerinci soal tulisan yang dimaksud. "Semua barang atau benda yang tidak ada kaitannya dengan bisnis aksesoris handphone kami bawa," ucapnya.
Seluruh barang bukti tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas koper. "Ada satu koper yang dibawa, dari Labfor juga ada. Inafis juga ada beberapa, ada dua tadi yang dibawa, isinya bermacam-macam,"
kata Argo. (Ant/OL-6)
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved