Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH meresmikan pengoperasian Moda Raya Terpadu (MRT) koridor Selatan-Utara fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI, sekaligus pembangunan fase 2 Bundaran HI-Kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergegas melakukan perencanaan pembangunan MRT koridor Timur-Barat.
Deputi Gubernur DKI Bidang Infrastruktur, Perdagangan dan Transportasi Soetanto Soehodo mengungkapkan pembebasan lahan akan tetap menjadi tantangan terbesar pembangunan MRT dengan rute sepanjang 31 km, sebagaimana yang terjadi saat pemprov membangun koridor Selatan-Utara.
Untuk itu, pihaknya bersama pemerintah pusat menghendaki dalam pembangunan MRT koridor Timur-Barat dapat meminimalisir terjadinya pembebasan lahan. Hal ini sudah dilakukan MRT untuk pembangunan fase 2 yang minim pembebasan lahan karena melalui banyak gedung-gedung cagar budaya.
"Saya kira di Indonesia masalah terbesar adalah pembebasan lahan. Belajar dari fase 2, nanti kita estimasi, pembebasan lahan kita tekan," kata Soetanto ditemui usai penandatanganan nota kesepahaman atau MOU antara Crossrail International dengan PT MRT Jakarta di Stasiun Dukuh Atas, Kamis (2/5).
Baca juga: MRT Optimistis Capai Target Penumpang dengan Tarif Penuh
Dengan teknologi, lanjut Soetanto, hal tersebut bisa diterapkan dengan membangun jalur MRT layang maupun bawah tanah secara keseluruhan atau sebagian.
"Artinya nanti elevated atau bawah tanah jalurnya. Teknologi jadi yang utama bermain," terangnya.(OL-5)
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melakukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris Transjakarta
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved