Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2019 berjalan lancar dan sukses. Aparat melakukan penindakan tegas terhadap para pengguna dan pengendara jalan raya yang melanggar peraturan lalu lintas.
"Adapun hasil penindakan dan pelanggaran (Dakgar) lantas berjumlah 4.962 perkara yang dihasilkan di titik Operasi Keselamatan Jaya 2019 di antaranya tilang 1.020 perkara, teguran 3.942 perkara," kata Yusuf saat dimintai keterangan, Selasa (30/4).
Yusuf menjelaskan jenis pelanggaran bagi pengendara motor yakni 126 perkara tidak menggunakan helm, 157 perkara melawan arus lalu lintas, 7 perkara membonceng lebih dari satu orang dan 31 perkara melanggar lampu lalu lintas.
"Kemudian 79 perkara tidak menyalakan lampu utama, 143 perkara melanggar rambu larang parkir dan berhenti, lalu 95 perkara surat-surat kendaraan tidak lengkap," terangnya.
Baca juga: Kapolri Perintahkan Operasi Kejahatan Jalanan
Selanjutnya, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara mobil yakni 10 perkara pengemudi mengoperasikan telepon seluler saat menyetir, 25 perkara sopir tidak menggunakan sabuk pengaman dan 20 perkara beban muatan berlebih.
Ada juga 12 perkara melanggar lampu lalu lintas, 41 perkara melanggar rambu dilarang parkir dan berhenti, 87 perkara melanggar garis stop lalu 18 perkara tidak memiliki kelengkapan surat-surat berkendara.
“Jadi jumlahnya 638 motor, 266 mobil penumpang, 19 bus dan 42 mobil barang,” lanjutnya.
Dia memastikan, operasi ini akan berlangsung selama 14 hari dimulai sejak Senin (29/4). Pihaknya mengerahkan 2.771 dalam operasi ini.
“Untuk Polri ada 2.300 personel, nanti ditambah TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan instansi terkait lainnya,” jelas Yusuf.
Operasi Keselamatan Jaya merupakan agenda rutin tahunan. Selain itu, pihak kepolisian juga segera menggelar Operasi Ketupat Jaya 2019 dalam rangkaian Ramadan dan Idul Fitri.
"Tentunya dari kegiatan yang kita laksanakan ini sudah melakukan 341 kali penyuluhan serta penerangan sebelumnya, baik melalui media maupun sosmed," pungkasnya.(OL-5)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved