Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAKNYA data obyek pajak di Ibu Kota yang tidak sesuai kenyataan di lapangan membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program Fiscal Cadaster (Pendataan potensi pajak) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
"Jadi, saat ini, kita memiliki data (obyek pajak) yang harus diuji akurasinya. Maka itu kita ada fiscal cadaster, " jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Kemang, Jakarta, Sabtu (27/4).
Adapun, nantinya, dalam proses penerapan fiscal cadaster ada 721 petugas yang melakukan pendataan dan akan dibekali alat sehingga akurasi dari data tersebut dapat dipastikan tingkat kebenaranya.
"Sebanyak 721 petugas akan mengecek (obyek pajak) dibekali alat. Inshaallah bisa memastikan akurasi datanya, " kata Anies.
Baca juga: Anies Sebut Waduk di Bogor Kunci Atasi Banjir Jakarta
Ia juga mengatakan setelah data tersebut terkumpul, pihaknya akan melakukan pengujian atas data-data yang telah terkumpul secara acak, sehingga apa yang sudah didata dapat diuji tingkat akurasinya
"Setelah itu, kita akan secara random melakukan pengujian atas data-data yang terkumpul sehingga apa yang sudah dikumpulkan nanti bisa dicek lagi dan bila ada selisih di situ nanti akan kita koreksi, " jelas Anies.
Ia menegaskan bila kemudian pada data tersebut terjadi ketidakcocokan yang disengaja pihaknya akan memberikan sanksi.
"Bila (data) ada selisih kita cek lagi, kita koreksi. Bila itu disengaja, nanti akan kena sanksi, " pungkas Anies. (OL-2).
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved