Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Konsep naturalisasi sungai yang diwacanakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat baru menjabat masih belum jelas dari segi penjabaran, tempat pelaksanaan hingga solusinya. Pengamat perkotaan Yayat Supriyatna, kemarin, mengatakan konsep naturalisai sungai ala Gubernur Anies berbanding terbalik dengan konsep normalisasi sungai yang digagas di era mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Yayat mengatakan konsep normalisasi sungai merupakan konsep yang matang.
"Normalisasi sungai konsepnya sudah jelas yakni menormalkan kondisi kapasitas sungai, mulai dari bentangnya hingga volume air sungai tersebut," ucapnya. Menurut Yayat, selain menormalkan kondisi kapasitas sungai pada konsep normalisai sungai juga ada solusi pelimpahan air ketika curah hujan tinggi. Ia berharap konsep dari naturalisasi sungai dapat segera dijelaskan Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Tarif Terdekat Rp3.000, Terjauh Rp14.000
"Apakah naturalisasi dapat mengatasi banjir? Apakah naturalisasi dapat mengakibatkan penggusuran? Itu yang harus dijawab lebih dahulu," jelasnya. Di sisi lain, Yayat juga mengatakan naturalisasi sungai tidak tepat bila dilakukan di wilayah tengah sungai Jakarta karena permukiman yang padat dan juga tebing sungai yang curam dan rawan tanah longsor. "Kalau di hilir su-ngai, naturalisasi dapat dilakukan, namun di wilayah tengah sungai belum tentu bisa, karena permukiman penduduk yang padat dan juga tebing sungai terlalu curam dan rawan tanah longsor," tutupnya.
Ungkapan senada juga dilontarkan juru kampanye Greenpeace Indonesia, Bagus Kusuma. Bagus juga mengatakan konsep naturalisasi sungai belum jelas. Dia menegaskan pihaknya menolak ada praktik betonisasi hingga penggusuran.
Untuk itu, Bagus mendesak konsep pemeliharaan sungai Jakarta harus mengikutsertakan pemangku kepentingan sehingga visi terhadap sungai-sungai di Jakarta dapat disusun bersama. (*/J-2)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved