Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah Pemilihan Jakarta III dari Partai NasDem, Karna Brata Lesmana, terus menyosialisasikan dirinya dan calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di daerah pemilihannya, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.
Hari ini, Karna yang berlatar belakang pengusaha tersebut menggelar silaturahim bersama sesepuh Kisaran dan para tokoh Tionghoa Sumatra Utara yang tergabung dalam Persatuan Perkumpulan Tionghoa Kisaran (PPTK) di Kompleks Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat
"Sekarang saya sedang berjuang untuk menjadi wakil Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian dari Partai NasDem di Dapil Jakarta 3 meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepualuan Seribu. Walaupun saya selalu menyosialisasikan diri, namun saya mendukung habis Pak Jokowi karena beliau orang baik yang bisa membuat Indonesia lebih baik," kata Karna, yang disambut hangat para tokoh setempat dalam pertemuan tersebut, Minggu (26/11).
Karna pun menyebutkan sejumlah kiprah Jokowi yang sudah dilakukan selama menjabat Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI. Salah satunya ialah keberadaan moda transportasi mass rapit transit (MRT) yang wacananya sudah ada di Indonesia sejak 32 tahun silam dan kini berhasil diwujudkan Jokowi.
Selama menjabat sebagai pemimpin tingkat daerah hingga nasional, lanjut Karna, Jokowi juga selalu berpesan untuk menjaga persatuan dan toleransi Indonesia. Jokowi selalu menekankan aset terbesar bangsa adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan.
"Ini lah yang membuat saya mendukung penuh Pak Jokowi dan saya mengajak semua untuk mendukung Pak Jokowi. Saya bangga bisa mengampanyekan Jokowi," kata Karna yang sempat makan siang hingga karaoke bersama dengan tokoh PPTK.
Di sisi lain, Karna juga berharap bisa mendapatkan amanah dari warga untuk menjadi wakilnya di parlemen nanti. Dengan rendah hati, ia sempat membagikan sejumlah kaos dan berfoto bersama kepada tokoh PPTK mengatakan siap menang dan siap kalah dalam ajang Pemilihan Umum 2019 nanti.
"Saya tekankan kalau di sini sudah ada yang berbuat baik, silakan pilih lagi. Tapi kalau belum ada yang berbuat, beri kesempatan kepada saya untuk bisa mengabdi kepada negara ini." tuturnya.
Seorang tokoh PPTK menyebut Karna menunjukkan ketulusannya sebagai caleg dari NasDem. Ia pun mengaku yakin orang baik seperti Karna bisa unggul dalam Pileg nanti.
"PPTK adalah organisasi orang-orang Tionghoa Kisaran yang berada di Jakarta baik itu muslim maupun non-muslim, organisasi yang tinggi toleransi, kita tidak membedakan, kalau ada muslim merayakan hari besar, yang nonmuslim ikut juga, begitu juga sebaliknya jika nonmuslim ada kegiatan besar, yang muslim turut menghargai. Begitu indah karunia Tuhan hadiahi saya Indonesia ini," ucap Andri, salah satu pengurus PPTK. (RO/OL-1)
Surat dari DPP PDIP dibutuhkan untuk menyelesaikan perbedaan tafsir terkait penetapan caleg yang sudah meninggal pada Pamilu 2019. Dia juga menjelaskan surat balasan dari MA.
Yasonna keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.45 WIB. Jalur pulang dia berbeda dengan saksi lainnya.
Sidang akan digelar pada hari Senin (24/2) pukul 13.30 WIB di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan.
Selain itu, Jokowi mengatakan, NasDem selalu konsisten mendukung dirinya saat bersama Jusuf Kalla maupun kini dengan KH Ma'ruf Amin.
Revisi UU Pemilu perlu disegerakan agar penyelenggara pemilu mempunyai waktu yang cukup dalam melakukan proses sosialisasi dan tahapan Pemilu 2024.
Peserta sekolah legislatif akan mendapatkan berbagai materi pelajaran tentang kedewanan sebanyak 40%, kepartaian 30%, dan pembangunan karakter 30%
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved