Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA lebih dari satu abad, Caffè Vergnano 1882, salah satu kopi paling bergengsi dari Italia identik dengan kopi berkualitas tinggi.
Kopi ini dipilih dengan cermat dan diproses menggunakan metode slow roasting tradisional Italia yakni sebuah teknik yang mempertahankan cita rasa alami biji kopi serta memperkaya karakter dan kehalusannya.
Kini, para pencinta kopi di Indonesia tidak perlu jauh-jauh terbang ke Italia di Benua Eropa untuk menikmati kualitas itu secara langsung. Kini, produk biji dan bubuk kopi Caffè Vergnano saat ini hadir di Indonesia dengan membuka outlet pertamanya di Summitmas Building, Jl Sudirman, Jakarta.
Tidak hanya di kafe dengan desain interior bergaya Mid-Century khas Italia itu, biji dan bubuk kopi ini juga bisa diperoleh lewat platform e-commerce dan supermarket premium seperti Grand Lucky dan Kemchicks.
Dengan demikian, kenikmatan kopi Italia yang autentik itu bisa menjadi destinasi utama bagi pecinta kopi di Jakarta, bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja serasa perjalanan menuju jantung tradisi kopi Italia.
“Keunikan kami pengolahan kopinya slow roasting. Dan di-roast single coffee per batch by origin yang kemudian diracik menjadi house blend kami," kata CEO Caffè Vergnano Carolina Vergnano, Kamis (27/2).
"Hal itu menjadi keunikan kami. Kami ada 200 gerai di seluruh dunia. Kami bukan hanya fokus di coffee shop tetapi juga produknya," sambungnya.
Dibawa oleh PT Toffin Indonesia, kehadiran Caffè Vergnano menghadirkan pengalaman kopi yang diwariskan selama lebih dari 140 tahun, mengusung tradisi dan kualitas khas Italia.
"Caffè Vergnano membawa atmosfer kafe Italia yang autentik. Setiap cangkir kopi menyimpan kisah tentang keahlian, tradisi, dan dedikasi," ucap Carolina yang merupakan generasi keempat dari keluarga Vergnano.
Ia mengaku memiliki rencana ekspansi lebih jauh ke kota-kota lain di Indonesia. Namun ia ingin memenuhi ketersediaan di supermarket, hotel, dan restoran terlebih dulu,” jelas Carolina.
Caffè Vergnano juga menyasar komunitas olahraga, sebab biasanya sebelum berolahraga banyak orang memilih untuk menikmati kopi Americano. Sehingga komunitas olahraga, motor besar, hingga super car akan menjadi target pasar mereka.
“Kami ingin membawa the pure authentic Italian coffee taste. Bahkan cupsnya kami bawa dari Italia. Ini yang membuat Toffin membawa Caffe Vergnano ini berbeda karena authentic Italian coffee,” kata Director Caffe Vergnano 1882 Indonesia, Jiebby Harold.
Selain menawarkan kopi premium dalam bentuk biji dan bubuk, Caffè Vergnano Indonesia juga menghadirkan tiga signature drink eksklusif yang diracik khusus untuk menampilkan fleksibilitas kopi Vergnano tanpa meninggalkan esensi Italia yang khas.
Ketiganya yakni Latte al Pistachio Verde (kombinasi lembut antara espresso Caffè Vergnano dan pistachio), Caramele Croccante (perpaduan kopi dengan karamel dan sea salt yang menghadirkan sensasi rasa unik), dan Mocha Bombon (campuran espresso dengan cokelat premium yang kaya rasa).
"Setiap racikan ini jadi bukti bahwa kopi Vergnano tak hanya berkelas, tetapi juga bisa berpadu secara sempurna dengan berbagai rasa tanpa menghilangkan karakter aslinya," pungkasnya. (H-2)
Pada kesempatan itu diperkenal biji kopi Caffe Vergnano variasi 1882 Original Blend, Espresso Crema, Espresso Whole Beans, dan Capsule Cremoso.
Untuk pengalaman bersantap yang lebih indulgent, coba Rib Eye Bistecca yang menggunakan daging sapi grain-fed.
Tanpa pengelolaan yang jelas, penggunaan musik di ruang komersial berisiko tidak konsisten dan rentan terhadap pelanggaran hak cipta.
'% Arabica' yang membuka gerai barunya di Plaza Indonesia, menghadirkan konsep baru yang terinspirasi dari landmark ikonik kota Jakarta, Bundaran HI
Dengan demikian, kata dia, pemilik usaha kafe memiliki kewajiban membayar royalti apabila memutarkan lagu di tempat usahanya.
Terminal Wisata Grafika Cikole hanya memutar lagu dari musisi yang telah membebaskan lagu-lagunya diputar di tempat umum.
PHRI NTB mengimbau para pelaku usaha kafe dan restoran untuk tidak memutar musik bila tidak ingin terkena kasus pidana atas aturan royalti.
Cocok untuk warga Bandung dan pelancong yang hobi nongkrong sore, meeting santai, atau sekadar ngopi sambil ngemil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved