Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meluncurkan program "Sragen Peduli Lansia" yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lansia di Kabupaten Sragen. Program ini dihadirkan sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan ini, yang sering kali membutuhkan layanan kesehatan khusus dan perawatan yang lebih intensif.
Melalui program "Sragen Peduli Lansia", IDI Sragen memberikan layanan kesehatan berkala yang meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, pemeriksaan jantung, dan deteksi dini penyakit-penyakit yang sering menyerang lansia, seperti stroke, diabetes, dan gangguan sendi.
Selain itu, program ini juga menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis geriatri untuk membantu lansia yang membutuhkan perawatan khusus. Karena Lansia adalah kelompok yang sangat membutuhkan perhatian lebih dalam hal kesehatan.
Penyuluhan dan Edukasi Perawatan Lansia
Selain pemeriksaan kesehatan, program “Sragen Peduli Lansia” juga mencakup kegiatan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat mengenai cara-cara merawat lansia dengan baik.
Banyak keluarga yang mungkin belum sepenuhnya memahami bagaimana cara merawat orang tua yang sudah lanjut usia, baik dalam hal perawatan fisik maupun mental. Oleh karena itu, IDI Sragen mengadakan sesi edukasi yang membahas tentang pentingnya memberikan perawatan yang tepat, menjaga kebersihan, serta mengelola perawatan kesehatan secara efektif.
Salah satu aspek penting dalam program ini adalah upaya IDI Sragen untuk mempermudah akses lansia terhadap fasilitas kesehatan.
Sebagai bagian dari program, IDI bekerja sama dengan puskesmas dan klinik-klinik terdekat untuk menyediakan layanan pemeriksaan bagi lansia yang lebih mudah dijangkau.
IDI Sragen juga menyarankan kepada para keluarga untuk secara rutin mengajak lansia mereka untuk memeriksakan kesehatan agar penyakit yang mungkin timbul dapat dideteksi sejak awal.
Untuk memaksimalkan program ini, IDI juga melibatkan tenaga medis dan relawan yang memiliki keahlian khusus dalam perawatan lansia, serta memberikan pelatihan kepada mereka agar dapat memberikan pelayanan terbaik.
Program “Sragen Peduli Lansia” juga mengajak lansia untuk terlibat dalam kegiatan fisik yang disesuaikan dengan kondisi fisik mereka.
IDI Sragen mengorganisir kelas olahraga ringan, seperti senam lansia, yang bertujuan untuk menjaga kekuatan otot, kelenturan tubuh, dan meningkatkan kesehatan jantung serta sirkulasi darah. Kegiatan ini diadakan secara rutin di beberapa lokasi di Kabupaten Sragen.
Program "Sragen Peduli Lansia" juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya merawat lansia dengan kasih sayang dan perhatian yang maksimal.
IDI Sragen percaya bahwa setiap individu berhak mendapatkan perawatan yang layak, tidak terkecuali para lansia. Oleh karena itu, mereka terus mengkampanyekan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan lansia di Kabupaten Sragen.
Bagi masyarakat yang ingin tahu lebih banyak mengenai program serta kegiatan idikotasragen.org kunjungi laman resmi mereka di https://idikotasragen.org
Merasa terganggu dan takut kehilangan kewarasan, wanita tersebut mencari bantuan psikiater, Dr. Ikechukwu Obialo Azuonye.
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Daftar 20 makanan tinggi antioksidan versi USDA, dari blueberry hingga kacang merah. Bantu lawan radikal bebas dan cegah penyakit kronis.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved