Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN Hari Batik Nasional jadi momentum penting untuk merayakan warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Ini salah satunya dilakukan produsen teh premium Savis Tea yang berkolaborasi dengan Alun Alun Indonesia mengajak para tamu menyelami keindahan batik dan teh sebagai dua elemen budaya dalam satu harmoni melalui peluncuran koleksi teh terbarunya, Batik Tea Series.
Setiap varian Batik Tea Series dirancang bukan hanya untuk memanjakan indera, tetapi juga menyampaikan filosofi lokal yang tertanam dalam motif batik dari simbol kesuburan, ketenangan, hingga kemegahan. "Terinspirasi dari tradisi dan budaya Nusantara yang diwariskan turun temurun, kami bersama Alun Alun Indonesia menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar minum teh," kata Director Sales and Marketing Savis Tea Novi, di Jakarta, Senin (29/9).
Dia mengatakan lewat Batik Tea Series, pihaknya menyatukan dua warisan Indonesia yakni batik dan teh dalam satu pengalaman multisensori, yang menyajikan enam varian teh dengan masing-masing menyajikan cita rasa, aroma, dan karakter filosofi lokal.
Mulai dari Papua yang menyuguhkan cita rasa coklat dalam Papua Botani Choco, Daun Pandan Wangi khas Bali melalui Bali Pandanus, teh hijau dengan aroma bunga segar dan mentega melalui Sumatera Oolong, hingga aroma mint menyegarkan dalam Pasundan Java Mint.
Tak ketinggalan, terdapat Solo Royal Princess yang menyimpan kemegahan tradisi keraton Solo, dan Yogyakarta Sekar Kedhaton yang terinspirasi dari Putri Kerajaan Jawa.
"Heritage in a Cup, History in a Thread bukan hanya acara, melainkan pernyataan bagaimana teh bisa menjadi medium untuk merayakan identitas dan keindahan budaya Indonesia."
"Kolaborasi dengan Alun-Alun Indonesia sebagai ritel brand kurasi gaya hidup, memungkinkan kami menyatukan estetika, sejarah, dan inovasi pada satu ruang elegan. Ini langkah kami untuk terus mengangkat teh Indonesia sebagai simbol gaya hidup yang reflektif, sehat, dan penuh makna,” kata Novi.
Novi menambahkan dalam perjalanan ini pihaknya membentuk Savis sebagai merek teh premium, dan melihat bagaimana identitas brand semakin kuat, bukan hanya melalui kualitas produknya, tetapi juga lewat konsistensi dalam menyampaikan cerita budaya dan menghadirkan pengalaman yang khas bagi para penikmatnya.
"Kami amat menjaga keaslian rasa lokal, dikemas dengan sentuhan modern yang tetap anggun. Pendekatan ini jadi ciri pembeda kami menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang menghargai keindahan, tradisi, dan cita rasa yang autentik,” pungkas Novi. (H-2)
Konsumsi moderat kopi dan teh dapat menurunkan risiko penyakit kronis, melindungi jantung dan otak, serta berpotensi memperpanjang usia.
Ketahui berbagai manfaat teh untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Pelajari jenis teh, kandungan, cara minum yang benar, dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya
Dari segelas teh, kita bisa belajar bahwa setiap pilihan kecil yang kita buat punya dampak besar bagi petani, lingkungan, dan masa depan Bumi
Teh hangat dapat membantu meredakan tenggorokan yang terasa tidak nyaman, serta mengurangi hidung tersumbat.
Penelitian Otton membuktikan bahwa penggunaan teh hijau tidak memengaruhi penurunan berat badan.
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuktikan posisinya sebagai sentra kerajinan unggulan nasional, khususnya batik.
Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food
Artijeda, Li-Uli, Miss Miniek, dan MM by Happy Gan, jenama-jenama anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) tampil dalam Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW)
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
BENANG Bintik atau batik khas Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil memukau dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Wastra khas Bumi Tambun Bungai itu hadir di JFW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved