Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAJAR matematika sering kali dianggap sebagai aktivitas yang membutuhkan waktu lama dan membosankan.
Namun, dengan memanfaatkan platform teknologi pembelajaran, anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih efektif dan menyenangkan, bahkan dalam waktu singkat, seperti 15 menit.
Durasi singkat ini membantu anak tetap fokus dan membentuk rutinitas harian yang terstruktur, tanpa memberikan beban waktu layar yang berlebihan. Yang terpenting adalah konsistensi belajar setiap hari, meskipun pada jam yang berbeda, karena ini dapat membangun kebiasaan belajar yang baik.
Namun, meskipun teknologi memiliki banyak manfaat, pengawasan orang tua tetap diperlukan. Penggunaan teknologi harus dilakukan dengan bijak agar memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan anak. Orang tua perlu memastikan bahwa anak menggunakan gadget untuk kegiatan yang produktif dan sesuai dengan tujuan pendidikan mereka.
Dalam wawancara dengan media Indonesia, Waitatiri, Head of Marketing Smartick Indonesia, membagikan tiga tips untuk orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak. Tips ini dibagikan dalam acara Workshop 2 bertema “Memetakan Minat Bakat Anak untuk Pendidikan Anak” yang diselenggarakan oleh Smartick Indonesia di Casakhasa Kemang, Jl Bungur, Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/12).
Salah satu cara paling efektif untuk mengawasi penggunaan teknologi adalah dengan berdialog dengan anak. Daripada banyak melarang, ajak anak untuk berbicara tentang permainan yang mereka mainkan dan apa yang bisa mereka pelajari dari permainan tersebut.
Tanyakan, "Kamu main apa sih?" atau "Ada hal baru apa yang bisa kamu pelajari dari permainan ini?" Dengan cara ini, anak akan terbiasa berpikir kritis tentang apa yang mereka lakukan dan memahami tujuan serta manfaat dari aktivitas yang mereka pilih.
Setelah melakukan dialog, tahap berikutnya adalah pendampingan yang lebih efektif. Orang tua perlu memastikan anak mendapatkan manfaat positif dari teknologi yang mereka akses dan memberikan arahan jika mereka mengakses informasi yang tidak sesuai dengan usia mereka. Pendampingan aktif ini akan membantu anak memahami teknologi secara lebih bijak.
Meskipun ada hal-hal yang perlu dibatasi, hindari melarang anak secara berlebihan tanpa penjelasan yang jelas. Larangan tanpa alasan justru akan membuat anak penasaran. Sebaliknya, berikan penjelasan mengapa ada konten yang belum boleh diakses.
Anak akan lebih memahami batasan yang ada jika diberi pemahaman yang jelas. Dengan berdialog dan mendampingi, anak dapat tetap mendapatkan manfaat positif dari teknologi tanpa melanggar batasan yang ada. (Z-10)
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
PUTRI Sheila Marcia, Leticia Charlotte Agraciana Joseph, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Gadis Sampul 2025.
Dikenal lewat bukunya yang populer Bicara Itu Ada Seninya, Oh Su Hyang ternyata punya masa kecil yang jauh dari kata mudah.
Kegiatan menulis sebagai cara mengenali diri merupakan gerakan sosial yang berfokus pada pendampingan dan pemberdayaan remaja melalui kegiatan edukatif dan reflektif.
Lebih dari seribu orang tua mengikuti kelas edukasi parenting bertajuk Smart Parents Class yang digelar PT Moell Indonesia Sukses di Inews Tower, Jakarta, Sabtu (12/10)
DATA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa peran orangtua dalam pendidikan dan pengasuhan anak masih sangat memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved