Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 300 keluarga dari generasi milenial membawa anak-anak mereka mengikuti acara Jakarta Family Walk (JFWalk) di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Jakarta, Minggu (9/6). Dengan total peserta 1.200 orang, para keluarga menempuh jarak 4 KM.
Dengan memakai kaus seragam berwarna biru muda yang disediakan panitia, ditambah aksesoris seperti gelang dan balon, para keluarga muda dan anak-anaknya tampak antusias. Peserta mulai berjalan sekitar pukul 07.00 secara bergelombang dengan titik awal di Mal FX Sudirman, lalu kembali ke tempat tersebut.
Jakarta Family Walk adalah acara rutin yang diselenggarakan Malo Enterprise, produsen produk perawatan bayi. Pada penyelenggaraan ketiga kali ini, Malo menggandeng produsen detergen SoKlin.
Baca juga : Semringah! Warga Akhirnya Lepas Rindu CFD di Ibu Kota
CEO dan Co-Founder Malo Enterprise Felicia Idama mengklaim JFWalk adalah acara olahraga sehat pertama yang dirancang khusus untuk keluarga milenial di Indonesia. Menurutnya, saat ini ada kebutuhan dari para keluarga terhadap kegiatan olahraga bersama.
“Kalau kegiatan olahraga individual, women running, bla bla bla, itu sudah banyak banget. Tapi kita lihat sebenarnya banyak keluarga yang ingin olahraga bareng tapi tidak ada wadahnya. Jadi kita gather keluarga-keluarga dalam satu wadah Jakarta Family Walk dengan harapan ini bisa jadi habit,” ungkap Felicia saat ditemui di tempat acara, Minggu (9/6).
Di samping itu, pemilihan keluarga milenial dirasa cocok karena mayoritas anak-anak mereka masih di bawah 10 tahun. Sebagai informasi, pada acara Jakarta Family Walk, peserta terdaftar sebagai satu keluarga dan diwajibkan untuk membawa anak, terutama anak dibawah usia 10 tahun.
Baca juga : Libur Lebaran, HBKB 7 dan 14 April Ditiadakan
“Saat ini milenial itu anak-anaknya yang paling bisa diajak untuk olahraga, jalan santai. Kalau yang Gen Z kan sekarang masih pada bayi anak-anaknya,” kata Felicia.
“Para orang tua (peserta) rata-rata usianya sama dengan co-foundernya (Malo), sudah mulai masuk 30, 40, sudah mulai susah cari teman baru, cari kegiatan baru. Dengan Jakarta Family Walk ini kami harap ada komunitas baru yang terbentuk. Bahkan bisa jadi tempat janjian untuk ketemu bareng dengan teman-teman lama,” imbuhnya.
Di sisi lain, Felicia menganggap acara seperti ini penting untuk memperkenalkan anak pada aktivitas di luar ruangan yang menyehatkan. Apalagi, aktivitas anak-anak zaman sekarang sangat lekat dengan gawai.
Baca juga : Car Free Day Berpotensi Ditiadakan Selama Ramadan
“Target kami memang bukan anak yang sudah remaja, tapi kita mau menanamkan kebiasaan baik itu dari anak-anak yang masih toddler. Jadi mereka melihat, oh mama papaku sering olahraga,” jelasnya.
JFWalk kali ini mengambil tema Road to The New Family Era, dengan tagline In My Healthy Family Era. Felicia menjelaskan bahwa tagline tersebut adalah upaya agar keluarga di Indonesia dapat keluar dari isu-isu yang sekarang sedang merebak seperti kesehatan mental (mental health), disfungsi keluarga, hingga perundungan (bullying).
“Dengan kegiatan-kegiatan positif bersama keluarga, aku berharap pelan-pelan keluarga kita bisa kembali seperti keluarga Indonesia yang dulu, yang ada makan malam bareng, bisa saling bertanya antara orang tua dan anak. Jadi in My Healthy Family Era, healthy relationship-nya, healthy jasmaninya, healthy rohaninya,” pungkasnya.
Selain jalan sehat, JFWalk juga menghadirkan rangkaian acara seru lainnya. Misalnya Baby Coachella di mana anak bisa menikmati lantunan musik dan menari bersama dengan orang tua. Kegiatan itu diselenggarakan oleh pioner kelas sensori anak lewat musik yaitu Maestro In Training. Tersedia pula layanan cek kesehatan bersama RS Karya Medika, dan masih banyak lagi.
Felicia mengatakan acara serupa akan kembali digelar pada September, November, dan Desember tahun ini
Kemenag menggelar Jalan Sehat Lintas Agama. Menag Nasaruddin Umar menegaskan kegiatan itu bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi gerakan kebangsaan untuk merawat kerukunan.
Melalui kegiatan ini, PMI Kota Bandung ingin terus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.
seribu peserta mengikuti kegiatan jalan sehat di kawasan Intermoda BSD, Tangerang, Sabtu (25/10)
Diproyeksikan UMKM di Rest Area Heritage Banjaratma Km 260 B Tol Pejagan-Pemalang ini, dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
JALAN kawasan Senopati, Jakarta Selatan dipenuhi oleh peserta Jalan Sehat Festival Senopati 2.
Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh pihak.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Aksi Maqdisy Heroes Long March yang diinisiasi Yayasan Wasilah (Wadah Silaturahmi Ummat) di area Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, pada Ahad (9/11).
Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Sudirman-Thamrin tetap digelar saat perayaan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Warga kembali meramaikan kegiatan car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman meski sehari sebelumnya sempat terjadi aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di sejumlah titik.
Gubernur DKI Jakarta pastikan Car Free Day tetap digelar usai demo. Transportasi umum kembali beroperasi, bahkan digratiskan sepekan penuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved