Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jalan Sehat Lintas Agama, Kemenag Tegaskan Pesan Kerukunan

Abdillah M Marzuqi
23/11/2025 18:55
Jalan Sehat Lintas Agama, Kemenag Tegaskan Pesan Kerukunan
Menag Nasaruddin Umar saat melepas peserta Jalan Sehat Lintas Agama(MI/Abdillah M Marzuqi)

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menggelar Jalan Sehat Lintas Agama sebagai bagian peringatan Hari Toleransi Internasional yang jatuh pada 16 November. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan kegiatan itu bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi gerakan kebangsaan untuk merawat kerukunan

“Kita berkumpul bukan hanya untuk berolahraga, tetapi untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bahwa Indonesia dibangun di atas semangat saling menghargai dan hidup rukun dalam perbedaan,” ujar Menag dalam Jalan Sehat Lintas Agama di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (23/11). 

Menurutnya, langkah bersama dalam kegiatan ini adalah simbol perjalanan hati untuk menyehatkan kehidupan berbangsa. “Kita berjalan bukan hanya untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi untuk menyehatkan kehidupan berbangsa. Kita melangkah bukan hanya untuk mencapai garis finis, tetapi untuk menguatkan jejak kerukunan di bumi Indonesia,” tegasnya. 

Natal

Menag juga meluncurkan Logo Natal Kementerian Agama 2025 sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan Natal yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Kemenag. Merujuk tema 'C-LIGHT: Christmas – Love in God, Harmony Together', Menag menekankan cinta kasih dan harmoni adalah nilai universal yang mampu menyatukan semua umat beragama. Ia menegaskan toleransi harus menjadi praktik hidup. 

“Toleransi bukan hanya wacana, tetapi komitmen yang kita rawat sebagai bangsa. Kita membutuhkan ruang di mana kita saling menyapa tanpa prasangka dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan,” ujarnya. 

Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung menjelaskan nilai-nilai toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan komitmen kebangsaan menjadi jiwa dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga menjelaskan setelah pembukaan di Jakarta, rangkaian Natal Kemenag 2025 akan digelar di berbagai daerah, meliputi seminar, ibadah, peluncuran buku Ekoteologi, aksi sosial, hingga puncak perayaan Natal Kemenag pada 22 Desember 2025 di Jakarta. 

“Rangkaian Natal tahun ini mengalir dari kota ke kota, dari umat ke umat, membawa pesan cinta, damai, dan persaudaraan sebagai kontribusi dalam memperkuat moderasi beragama dan kerukunan nasional,” tukasnya. (Ant/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik