Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
JANUARI lalu munculnya tiga kasus lumpuh layu akut akibat virus polio di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi kabar yang mengejutkan. Mengingat, sebelumnya Indonesia telah dinyatakan bebas polio. Kasus yang dikategorikan sebagai kejadian luar biasa itu kembali melecut kesadaran akan pentingnya pencegahan polio.
Selama ini, vaksinasi menjadi cara utama mencegah serangan penyakit yang disebabkan oleh virus polio itu. Namun, selain vaksinasi, ada langkah pencegahan lain yang perlu diterapkan, apa saja? Berikut penjelasan Dokter Spesialis Anak Konsultan Neurologi dari RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Achmad Rafli, Sp.A (K).
Jaga Kebersihan
Baca juga : Kondisi Stunting Bisa Diperbaiki Asalkan...
Polio disebabkan oleh infeksi virus polio yang menyerang sistem saraf motorik sehingga menyebabkan kelumpuhan permanen, kesulitan bernapas, hingga kematian. Polio sangat menular. Penularannya terjadi melalui jalur fecal-oral. Jadi, saat seseorang terinfeksi virus polio, virus tersebut akan bereplikasi (memperbanyak diri) di usus dan dikeluarkan melalui feses. Jika sanitasi tidak terjaga, virus dalam feses itu mudah menyebar ke lingkungan, mengontaminasi air dan bahan makanan. Ketika air dan makanan itu dikonsumsi, penularan sangat mungkin terjadi.
Tidak semua orang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala. Tapi, mereka tetap bisa menularkan virus polio kepada orang lain melalui jalur fecal-oral tersebut. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan diri sangatlah penting. “Jangan buang air besar sembarangan, jaga kebersihan bahan makanan dan masak dengan baik, cuci tangan dengan sabun pun perlu dilakukan secara rutin. Waspada jika sedang bepergian ke tempat yang sanitasinya kurang baik,” ujar dr. Rafli.
Penuhi Kecukupan Nutrisi
Selain memperhatikan higienitas dan sanitasi, dr. Rafli juga menekankan pentingnya asupan nutrisi yang baik. Tujuannya, agar imunitas tubuh anak-anak menjadi kuat. "Beberapa laporan menyebutkan bahwa polio menyerang anak-anak yang sistem imunnya rendah, yang antara lain karena nutrisinya tidak baik/mengalami gizi buruk,” kata dr. Rafli.
Jangan lupa, sambung dia, lakukan vaksinasi lengkap, tidak hanya vaksinasi polio. Perlu dipahami, polio dapat menyerang pada usia berapa pun. Meskipun yang sangat rentan mengalami polio adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun, orang dewasa juga tetap harus waspada. Melakukan pencegahan yang tepat menjadi tindakan efektif untuk menghindari paparan virus polio. (X-8)
Dinkes Berau ingatkan pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk cegah penyakit berbahaya dan lindungi anak sejak dini.
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
Hal itu terjadi karena pemerintah Indonesia melaporkan adanya kasus Vaksin Derived Polio Virus (VDPV).
SEBANYAK 252 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), menjalani vaksin meningitis dan polio di sejumlah puskesmas.
ISRAEL memblokade masuknya vaksin polio ke Jalur Gaza, Palestina. Ini membuat keselamatan lebih dari 600.000 anak Palestina terancam.
Pada 12 April 1955, dunia menyaksikan tonggak sejarah dalam bidang kesehatan dengan pengumuman vaksin polio yang dikembangkan oleh Dr. Jonas Salk.
Tindakan sederhana seperti mencuci tangan adalah prosedur wajib sebelum menyentuh atau menggendong si kecil.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan sejumlah posko layanan keluarga di berbagai titik strategis jalur mudik Lebaran 2026 yang tersebar di 31 provinsi
Penasaran kenapa bayi manusia lahir tidak berdaya sementara anak hewan langsung bisa jalan? Simak alasan evolusi, anatomi panggul, dan batas metabolisme ibu.
Banyak orang tua menganggapnya cara aman agar bayi tetap terhubung dengan orang terkasih yang tinggal jauh.
Grace Bell mencetak sejarah di Inggris dengan melahirkan Hugo melalui transplantasi rahim dari donor yang sudah meninggal.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved