Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, DPR Desak Pemerintah Evakuasi 58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia

Rahmatul Fajri
03/3/2026 17:07
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, DPR Desak Pemerintah Evakuasi 58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri.(Dok. PDIP)

WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah darurat guna melindungi keselamatan sekitar 58 ribu jemaah umrah asal Indonesia. Puluhan ribu jemaah tersebut dilaporkan tertahan di berbagai bandara akibat eskalasi perang AS-Israel vs Iran yang menyebabkan penutupan wilayah udara dan konflik Timur Tengah.

Penutupan ruang udara secara mendadak pasca-serangan militer telah memicu penundaan penerbangan massal. Kondisi ini membuat jemaah Indonesia berada dalam posisi rentan tanpa kepastian logistik dan jadwal pemulangan.

"Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif. Data jemaah terdampak harus segera dipetakan untuk menyediakan akomodasi darurat dan bantuan logistik," ujar Abidin Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa keselamatan WNI adalah prioritas utama sesuai amanat konstitusi. Ia meminta pemerintah mulai menyusun skema evakuasi bertahap dan mencari rute penerbangan alternatif jika perang terus meluas dan membahayakan jemaah yang berada di Arab Saudi.

"Harus diupayakan kemungkinan pengalihan rute penerbangan alternatif. Jika situasi perang mengalami eskalasi yang membahayakan, skema evakuasi bertahap harus segera disiapkan," ujarnya.

Abidin mengatakan Komisi VIII DPR RI berkomitmen untuk memantau secara ketat perkembangan konflik Timur Tengah. Abidin menghimbau agar pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (travel) dan para jemaah tetap tenang serta mengikuti instruksi resmi dari KBRI maupun Kementerian Luar Negeri.

"Pemerintah harus hadir penuh, jangan biarkan jemaah terlantar. Kami di Komisi VIII akan memastikan setiap jemaah umrah kembali dengan aman ke tanah air," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya