Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

AS Dibonceng Israel, Ini Dalih Terbaru Washington Melancarkan Serangan Militer ke Iran

Cahya Mulyana
02/3/2026 20:51
AS Dibonceng Israel, Ini Dalih Terbaru Washington Melancarkan Serangan Militer ke Iran
PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan).(X)

KEPALA Staf Gabungan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) Jenderal Dan Caine menjabarkan tujuan operasi gabungan AS-Israel terhadap Iran.

“Misi kami adalah untuk melindungi diri kami sendiri dan mitra regional kami, mencegah Iran dari kemampuan untuk memproyeksikan kekuatan dari luar perbatasannya, dan bersiap untuk tindakan lanjutan sebagaimana mestinya,” katanya dalam konferensi pers, Washington, Senin (2/3).

Ia juga mengatakan bahwa operasi gabungan AS-Israel di Iran bukanlah “misi semalam” dan memperkirakan adanya kerugian tambahan di pihak AS. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Pentagon, Selasa.

“Kami akan berupaya meminimalkan kerugian AS, tetapi seperti yang dikatakan sekretaris jenderal, ini adalah operasi tempur besar,” ujar Caine.

Korban Militer AS

Sebelumnya dilaporkan bahwa empat anggota militer AS tewas dalam operasi ini. Menanggapi situasi tersebut, Menteri Pertahanan AS Hegseth menegaskan bahwa serangan terhadap Iran dilakukan secara tepat sasaran dan dahsyat, namun operasi ini tidak akan berubah menjadi perang tanpa akhir.

Hegseth juga mengakui bahwa operasi ini memang akan melibatkan korban jiwa, dan mendesak warga Iran untuk memanfaatkan “kesempatan luar biasa” yang disebut sebagai pesan dari Presiden Donald Trump, yang menekankan bahwa “sekarang adalah waktu Anda.”

Selain itu, Hegseth menyampaikan peringatan kepada pasukan keamanan Iran untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya dengan hati-hati, sekaligus menekankan bahwa Washington berkomitmen pada strategi militer yang terukur.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya