Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, menyatakan adanya "kemajuan signifikan" dalam perundingan nuklir tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Jenewa. Meski demikian, peluang tercapainya kesepakatan akhir guna menghindari konfrontasi militer di kawasan Timur Tengah masih belum dapat dipastikan.
Albusaidi, yang bertindak sebagai mediator, mengungkapkan kedua belah pihak berencana untuk segera melanjutkan negosiasi setelah melakukan konsultasi di ibu kota masing-masing. Selain itu, diskusi tingkat teknis dijadwalkan akan digelar pekan depan di Wina, Austria.
Putaran ketiga perundingan ini dipandang sebagai upaya diplomatik terakhir. Pasalnya, Presiden Donald Trump terus melontarkan ancaman serangan militer jika kesepakatan tidak segera tercapai. Saat ini, AS tengah melakukan mobilisasi militer terbesar di Timur Tengah sejak invasi Irak tahun 2003, sementara Iran bersumpah akan membalas setiap serangan dengan kekuatan penuh.
Delegasi Iran dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, sedangkan AS diwakili utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner. Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, Teheran tetap bersikeras pada hak mereka atas energi nuklir damai. Mereka menolak tuntutan AS untuk menghentikan pengayaan uranium sepenuhnya dan mentransfer cadangan uranium yang diperkaya ke luar negeri.
Namun, kedua pihak diyakini telah menawarkan konsesi tertentu. Sebagai imbalannya, Iran mengharapkan pencabutan sanksi ekonomi yang telah melumpuhkan negara tersebut. Di sisi lain, Iran masih menolak membahas pembatasan program rudal balistik serta dukungan terhadap kelompok-kelompok proksinya di kawasan.
Dalam pidato State of the Union pada Selasa lalu, Presiden Trump kembali menegaskan sikap kerasnya. Ia menuduh Iran sedang berupaya membangun rudal yang mampu mencapai wilayah AS dan mencoba memulai kembali program senjata nuklir pasca serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran Juni lalu.
"Mereka ingin membuat kesepakatan," ujar Trump. "Tetapi kita belum mendengar kata-kata rahasia itu: 'Kami tidak akan pernah memiliki senjata nuklir'."
Beberapa jam sebelum pidato tersebut, Menlu Iran Abbas Araghchi memberikan sinyal positif melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa Iran "dalam keadaan apa pun tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir." Araghchi juga menambahkan adanya "peluang bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengatasi kekhawatiran bersama dan mencapai kepentingan bersama."
Laporan media AS menyebutkan pemerintahan Trump tengah mempertimbangkan serangan awal terhadap Garda Revolusi Iran atau situs nuklir lainnya untuk menekan Teheran. Jika diplomasi gagal, opsi serangan yang lebih luas untuk menggulingkan kepemimpinan tertinggi Iran dikabarkan masuk dalam meja pertimbangan.
Namun, langkah militer ini dipenuhi risiko. Ketua Kepala Staf Gabungan AS telah memperingatkan potensi konflik berkepanjangan, meskipun Trump meyakini perang tersebut akan "dimenangkan dengan mudah." Di sisi lain, negara-negara sekutu AS di kawasan merasa khawatir bahwa serangan udara saja tidak akan mampu mengubah kepemimpinan Iran, melainkan justru memicu perang regional yang lebih luas. (BBC/Z-2)
F-15 AS ditembak jatuh di Iran. Satu pilot selamat, satu masih dicari. Dua Black Hawk rusak ditembaki saat misi evakuasi di tengah eskalasi perang.
Iran tembak jatuh jet F-15 AS dan tawarkan imbalan US$60.000 untuk tangkap pilot. AS kerahkan misi penyelamatan di tengah penolakan gencatan senjata oleh Teheran.
Pendeta Franklin Graham memicu kontroversi di Gedung Putih setelah mengklaim Iran ingin memusnahkan Yahudi dan menyebut Donald Trump dipilih Tuhan.
Penilaian tersebut juga menunjukkan bahwa Iran masih menyimpan banyak rudal serta rudal jelajah pertahanan pesisir dalam jumlah yang signifikan.
Menurut sumber tersebut, Trump tiba di kediamannya di Mar-a-Lago pada 27 Februari, di mana para ajudannya berkumpul di pusat operasi sementara.
Medvedev menyebut pernyataan Trump itu hanya sekadar “gertakan”.
Diplomat PBB Mohamad Safa mengundurkan diri dan mengungkap kekhawatiran skenario penggunaan senjata nuklir terhadap Iran di tengah ketegangan global.
Presiden AS Donald Trump umumkan penarikan pasukan dari Iran dalam 2-3 pekan setelah mengeklaim misi cegah nuklir dan perubahan rezim di Teheran tercapai.
KEMUNGKINAN penarikan Iran dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sedang dibahas di Teheran. Ini menurut laporan media Iran pada Sabtu (28/3).
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dan Direktur CIA John Ratcliffe berikan testimoni mengejutkan yang kontradiktif dengan klaim perang Iran Presiden Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved