Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Eks Pilot F-35 AS Ditangkap, Diduga Latih Militer Tiongkok secara Ilegal

Haufan Hasyim Salengke
26/2/2026 10:08
Eks Pilot F-35 AS Ditangkap, Diduga Latih Militer Tiongkok secara Ilegal
Seorang mantan pilot tempur Angkatan Udara Amerika Serikat dituduh melatih pilot militer Tiongkok tanpa persetujuan Departemen Luar Negeri, kata pejabat Departemen Kehakiman.(VCG/VCG via Getty Images)

DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengumumkan penangkapan Gerald Eddie Brown Jr., seorang mantan mayor Angkatan Udara Amerika Serikat (AS), atas tuduhan ilegal melatih pilot militer Tiongkok. Brown, yang memiliki nama panggilan (call sign) 'Runner', ditangkap di Jeffersonville, Indiana, pada Rabu (25/3) waktu setempat.

Jaksa Federal mendakwa Brown telah melanggar Undang-Undang Kontrol Ekspor Senjata (Arms Export Control Act). Ia dituduh memberikan jasa pertahanan dan pelatihan tempur udara kepada Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) Tiongkok tanpa izin resmi dari pemerintah AS.

Rekam Jejak Elit

Brown merupakan veteran dengan masa dinas lebih dari 24 tahun. Selama berkarier di militer, ia tercatat sebagai pilot elit yang menerbangkan jet tempur F-4, F-15, dan F-16. Pascapensiun, ia bahkan dipercaya sebagai instruktur simulator untuk pesawat tempur tercanggih AS, F-35 Lightning II dan A-10.

"Amerika Serikat melatih Mayor Brown untuk menjadi pilot tempur elit dan mempercayakan pertahanan negara kepadanya. Kini, ia didakwa melatih pilot militer Tiongkok," tegas Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional, John A. Eisenberg.

Koneksi Terpidana Peretas

Investigasi menunjukkan bahwa sejak Agustus 2023, Brown mulai bernegosiasi untuk melatih pilot Tiongkok. Ia diduga bekerja sama dengan Stephen Su Bin, seorang warga negara Tiongkok yang sebelumnya pernah dihukum di AS karena meretas data sensitif kontraktor pertahanan Amerika.

Dokumen pengadilan mengungkapkan Brown sempat melakukan perjalanan ke Tiongkok pada Desember 2023 untuk memberikan pelatihan langsung. Dalam resumenya, Brown secara terbuka menuliskan antusiasmenya untuk kembali melatih pilot tempur di Tiongkok.

Kasus ini menambah daftar panjang mantan personel militer Barat yang terseret hukum akibat membantu modernisasi militer Beijing, menyusul kasus serupa yang menjerat mantan pilot Marinir AS, Daniel Edmund Duggan. (Fox News/B-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya