Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Pengamat: Kemenhan Harus Fokus Tangani Isu Keamanan dan Pertahanan Nasional

Rahmatul Fajri
11/3/2026 23:20
Pengamat: Kemenhan Harus Fokus Tangani Isu Keamanan dan Pertahanan Nasional
Diskusi publik Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congress (DPP IYC)(Dok. DPP IYC.)

PENGAMAT kebijakan publik Gian Kasogi mengatakan, peran menteri pertahanan sebaiknya fokus untuk menangani isu soal keamanan dan pertahanan nasional.

“Menhan seharusnya fokus menangani isu keamanan dan pertahanan nasional, bukan masuk terlalu jauh ke dalam arena politik ekonomi dan bisnis. Jika isu keamanan terus dimainkan dalam logika politik elektoral, yang dirugikan bukan hanya kualitas demokrasi, tetapi juga desain keamanan nasional itu sendiri,” ujarnya, dalam diskusi publik yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congress (DPP IYC), Rabu (11/3/2026).

Ia menilai menguatnya wacana keamanan nasional dalam ruang publik belakangan ini perlu dibaca secara kritis. Ia mengingatkan agar isu keamanan tidak berubah menjadi alat politik kekuasaan.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir perhatian publik lebih banyak tersita oleh persoalan domestik seperti regulasi perlindungan anak di ruang digital, wacana kenaikan harga BBM bersubsidi, lonjakan harga emas, hingga persiapan arus mudik Lebaran. Namun, kata dia, secara tiba-tiba, diskursus ancaman keamanan nasional muncul dan mendominasi percakapan publik.

Ia  menilai saat ini ruang gerak Kementerian Pertahanan terlihat semakin meluas hingga menyentuh berbagai agenda di luar sektor pertahanan.

Menurut Gian, narasi keamanan memang sering menjadi instrumen yang efektif dalam praktik politik modern. Isu ancaman dapat dimanfaatkan untuk membangun legitimasi kekuasaan, memperkuat citra kepemimpinan yang tegas, sekaligus mengonsolidasikan dukungan politik.

Maka dari itu, ia mengatakan tidak menutup kemungkinan bahwa menguatnya isu keamanan di ruang publik juga memiliki keterkaitan dengan dinamika politik jangka menengah, termasuk kontestasi menuju Pemilihan Presiden 2029. Ia mengingatkan agar pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan, tetap menjaga fokus pada fungsi utamanya. (H-3)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya