Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Gebrakan Trump! Kucurkan Rp168 Triliun untuk Board of Peace, PBB Mulai Tergeser?

mediaindonesia.com
20/2/2026 13:41
Gebrakan Trump! Kucurkan Rp168 Triliun untuk Board of Peace, PBB Mulai Tergeser?
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza di Donald J. Trump Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).(BPMI Sekretariat Presiden.)

Mengenal Board of Peace: Misi, Struktur, dan Kontribusi US$10 Miliar Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengukuhkan Board of Peace (BoP) dalam pertemuan perdana di Washington, Kamis (19/2/2026). Dalam forum tersebut, Trump menjanjikan kontribusi sebesar US$10 miliar atau sekitar Rp168,71 triliun sebagai modal awal bagi lembaga multilateral baru yang ia bentuk.

Board of Peace bukan sekadar organisasi pemberi bantuan. Lembaga ini dirancang sebagai kekuatan diplomatik dan militer baru yang bertujuan untuk mengakhiri konflik global, dimulai dari rekonstruksi besar-besaran di Gaza. Namun, di balik angka fantastis tersebut, struktur dan model tata kelola BoP memicu perdebatan luas di panggung internasional.

Apa Itu Board of Peace (BoP)?

Board of Peace adalah organisasi internasional yang diinisiasi oleh Donald Trump pada akhir 2025 dan diformalkan pada Januari 2026. Lembaga ini memiliki mandat untuk mendorong stabilitas, memulihkan tata kelola pemerintahan yang sah di wilayah pasca-konflik, dan menjamin perdamaian berkelanjutan.

Berbeda dengan PBB, BoP memiliki pendekatan yang lebih transaksional dan terpusat. Trump sendiri bertindak sebagai ketua dengan kekuasaan veto yang luas, menjadikannya tokoh sentral dalam setiap pengambilan keputusan besar organisasi tersebut.

Statistik Kunci Board of Peace (Februari 2026)

Kontribusi AS US$10 Miliar (Rp168,71 Triliun)
Total Dana Terkumpul US$17 Miliar
Biaya Kursi Permanen US$1 Miliar per Negara
Target Pasukan Keamanan 32.000 Personel (Polisi & Militer)

Misi Utama: Rekonstruksi Gaza dan Stabilitas Regional

Fokus pertama BoP adalah mengawal Gaza Peace Plan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur, termasuk perumahan sementara di wilayah Rafah. Trump bahkan sempat menyinggung potensi pembangunan resor wisata sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk mengubah ekonomi wilayah tersebut.

Selain dana, BoP juga memobilisasi International Stabilization Force. Negara-negara seperti Indonesia, Kazakhstan, dan Azerbaijan telah berkomitmen mengirimkan pasukan untuk menjaga keamanan, sementara Mesir dan Yordania akan fokus pada pelatihan kepolisian setempat.

Struktur Kepemimpinan dan Kontroversi Veto

Salah satu poin yang paling banyak disorot adalah dominasi Amerika Serikat dalam piagam BoP. Trump memiliki hak veto permanen, sebuah mekanisme yang dianggap banyak pihak sebagai upaya untuk memastikan kebijakan luar negeri AS tetap menjadi kompas utama organisasi ini.

Keanggotaan BoP juga bersifat eksklusif. Negara yang memberikan kontribusi US$1 miliar akan mendapatkan status permanen, sementara negara lain hanya memiliki masa keanggotaan terbatas selama dua atau tiga tahun. Model ini dikritik oleh beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Norwegia yang menilai BoP dapat merusak tatanan diplomasi inklusif yang selama ini dijalankan PBB.

Posisi Indonesia di Board of Peace

Indonesia telah secara resmi menerima undangan untuk bergabung. Langkah ini diambil pemerintah sebagai bentuk komitmen aktif dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina melalui jalur diplomasi "dari dalam". Indonesia berperan penting dalam menyediakan pasukan perdamaian dan memastikan bahwa proses rekonstruksi tetap menghormati kedaulatan serta hukum internasional.

People Also Ask (FAQ)

Siapa saja anggota dewan eksekutif BoP?

Dewan ini diisi oleh tokoh-tokoh seperti Menlu AS Marco Rubio, utusan khusus Steve Witkoff, Jared Kushner, mantan PM Inggris Tony Blair, dan Presiden Bank Dunia Ajay Banga.

Mengapa Trump membentuk BoP jika sudah ada PBB?

Trump sering menyatakan ketidakpuasannya terhadap efektivitas PBB. BoP dibentuk sebagai lembaga yang lebih ramping, cepat dalam pengambilan keputusan, dan didanai langsung oleh negara-negara mitra yang memiliki kepentingan serupa.

Dari mana sumber dana US$10 miliar yang dijanjikan AS?

Meskipun Trump telah mengumumkan angka tersebut, mekanisme persetujuan anggaran melalui Kongres AS masih menjadi pertanyaan besar bagi banyak pengamat politik di Washington.

Kesimpulan

Board of Peace menandai era baru diplomasi "Trumpism" di periode keduanya. Dengan modal US$10 miliar, lembaga ini memiliki kekuatan finansial yang signifikan untuk mengubah lanskap geopolitik di Timur Tengah. Bagi dunia, BoP adalah eksperimen besar: apakah perdamaian bisa "dibeli" dan dikelola melalui model organisasi yang bersifat korporat dan terpusat?



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya