Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono mengenang almarhum Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, sebagai sosok teladan yang berkomitmen penuh kepada tugas hingga akhir hayat. Menlu menilai dedikasi Agus patut menjadi contoh bagi semua.
Hal itu disampaikan Sugiono dalam sambutannya pada upacara penghormatan terakhir bagi almarhum yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin. Ia menyoroti peran Agus sebagai duta besar dalam memastikan hubungan bilateral Indonesia-Filipina berjalan baik.
“Dalam kondisi kesehatan yang menurun beberapa waktu belakangan, beliau terus menunjukkan dedikasi dan semangatnya yang pantang menyerah untuk menjalankan tugas dan amanah yang diberikan,” kata Sugiono dikutip dari Antara, Senin (9/2).
Menlu menegaskan wafatnya Dubes Agus merupakan kehilangan besar bagi bangsa, mengingat almarhum adalah perwira dan diplomat yang teguh serta gigih membaktikan diri bagi negara.
Sugiono menggambarkan Agus sebagai sosok yang ramah dan bersahabat kepada semua pihak, khususnya selama bertugas di KBRI Manila, di mana ia berinteraksi luas dengan para diplomat, mitra Filipina, serta diaspora Indonesia.
“Karena itu, kehilangan ini terasa begitu besar bagi kami, warga Kementerian Luar Negeri RI, dan juga bagi masyarakat Indonesia yang selama ini ‘disentuh’ dan berinteraksi dengan beliau,” ujarnya.
Menlu RI memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dubes Agus, sekaligus menegaskan komitmennya untuk meneruskan pengabdian yang telah dilakukan almarhum sepanjang hidupnya.
Almarhum Agus Widjojo meninggal dunia pada usia 78 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu malam (8/2), pukul 20.15 WIB. Kementerian Luar Negeri RI menggelar upacara penghormatan, dengan peti jenazah diselimuti Bendera Merah Putih dan disemayamkan di tempat kehormatan di Ruang Bendera Gedung Pancasila.
Jenazah kemudian diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, dan dimakamkan sesuai tata cara militer, dengan Menteri Luar Negeri RI bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebelum menjabat sebagai duta besar, Agus Widjojo menempuh karier panjang di TNI Angkatan Darat. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dari Fraksi TNI/Polri (2001–2003), serta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI (2016–2022), sebelum dipercaya menjadi Dubes RI untuk Filipina.
Agus Widjojo merupakan lulusan AKABRI 1970, satu angkatan dengan dua mantan KSAD, Subagyo Hadi Siswoyo dan Tyasno Sudarto. Ia juga putra dari Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, salah satu Pahlawan Revolusi Indonesia yang gugur dalam peristiwa G30S. (Ant/P-4)
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
DALAM Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026, 14 Januari 2026, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Kemenlu membentuk unit kerja yang khusus menangani diplomasi ekonomi.
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
HARIAN Umum Media Indonesia mendapat penghargaan sebagai Media Cetak Nasional Terbaik dalam ajang Adam Malik Awards 2026 dari Kementerian Luar Negeri RI.
Kemenlu RI memastikan terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Gabon untuk mengupayakan penyelamatan WNI yang diculik bajak laut Gabon.
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
EDITORIAL Media Indonesia pada 15 Januari 2026 menyoroti melemahnya tatanan internasional berbasis aturan di tengah meningkatnya kecenderungan negara-negara besar mengandalkan kekuatan.
Sugiono juga menyoroti melemahnya efektivitas tata kelola global dalam merespons krisis yang berkembang semakin cepat dan kompleks.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved