Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR duka kembali menyelimuti industri media global. Surat kabar legendaris Amerika Serikat, The Washington Post, resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal pada Rabu (4/2) waktu setempat. Langkah ini diperkirakan akan memangkas drastis cakupan liputan media berusia 150 tahun tersebut di berbagai sektor krusial.
Restrukturisasi besar-besaran ini menyasar hampir sepertiga dari total karyawan perusahaan. Sumber internal menyebutkan bahwa unit olahraga, buku, dan podcast menjadi area yang paling terdampak. Selain itu, biro luar negeri yang menjadi tulang punggung kekuatan internasional The Post, serta tim bisnis dan nasional, tak luput dari efisiensi.
"The Washington Post mengambil sejumlah tindakan sulit namun menentukan hari ini demi masa depan kami," ujar juru bicara perusahaan dalam pernyataan resmi kepada NBC News.
Langkah ini memicu kritik tajam, mengingat The Post dimiliki oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, sejak 2013. Sebagai orang terkaya keempat di dunia dengan kekayaan bersih mencapai US$260 miliar, keputusan Bezos untuk melakukan perampingan dianggap kontradiktif dengan kekuatan finansial yang dimilikinya.
Serikat pekerja Washington Post Guild mencatat bahwa ruang redaksi telah kehilangan sekitar 400 orang dalam tiga tahun terakhir. "PHK ini tidak terhindarkan. Sebuah ruang redaksi tidak bisa dikosongkan tanpa konsekuensi terhadap kredibilitas, jangkauan, dan masa depannya," tegas serikat pekerja.
Hari paling kelam
Mantan Pemimpin Redaksi Marty Baron menyebut hari pengumuman ini sebagai salah satu "hari tergelap dalam sejarah organisasi berita terbesar di dunia." Sentimen serupa diungkapkan oleh Ashley Parker, mantan jurnalis The Post yang kini di The Atlantic. Parker menyebut tindakan manajemen sebagai upaya "membunuh keunikan" yang dimiliki koran tersebut peraih puluhan Pulitzer tersebut.
Krisis internal ini sebenarnya sudah terendus sejak akhir 2024, ketika manajemen secara mendadak membatalkan rencana dukungan editorial bagi kandidat presiden Kamala Harris. Hal ini memicu gelombang pengunduran diri jurnalis senior yang menilai visi pemilik kini tidak lagi selaras dengan integritas jurnalistik dan independensi jurnalistik.
Langkah tersebut menuai kecaman luas dari kritikus yang menilainya sebagai upaya 'cari muka' atau mencari keuntungan politik dari Donald Trump. Dampaknya pun instan dan menyakitkan secara finansial. Lebih dari 200.000 pelanggan membatalkan langganan mereka sebagai bentuk protes atas hilangnya independensi editorial koran tersebut. (NBC/Al-Jazeera/B-3)
Jeff Bezos melalui Blue Origin umumkan proyek TeraWave, jaringan satelit internet berkecepatan 6 Tbps untuk tantang dominasi Starlink milik Elon Musk.
Michaela Benthaus mengukir sejarah sebagai pengguna kursi roda pertama di dunia yang terbang ke luar angkasa bersama Blue Origin milik Jeff Bezos.
Anna Wintour menilai Lauren Sánchez Bezos sebagai sosok yang mencintai fashion dan menjadi aset berharga bagi Met Gala 2026.
Presiden Donald Trump menelepon pendiri Amazon, Jeff Bezos, setelah laporan Amazon mempertimbangkan menampilkan biaya tambahan dari tarif impor di situs mereka.
KETIKA pengumuman tarif timbal balik Trump menimbulkan gelombang kejut di Wall Street, orang-orang terkaya di dunia kehilangan kekayaan bersih miliaran dolar hampir dalam semalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved