Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Mengapa AS dan Israel Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Merah?

Haufan Hasyim Salengke
03/2/2026 07:47
Mengapa AS dan Israel Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Merah?
Sebuah kapal angkatan laut Israel berpatroli di Laut Merah di lepas pantai kota pelabuhan Eliat di selatan Israel pada 26 Desember 2023.(Alberto Pizzoli/AFP/Getty Images)

ANGKATAN Laut Israel dan Amerika Serikat (AS) melaksanakan latihan militer gabungan di Laut Merah, kata sumber militer pada Senin (2/2). Latihan tempur ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran, lapor Anadolu

Pernyataan militer Israel mengatakan latihan dimulai sejak Minggu (1/2) antara kapal perusak USS Delbert D. Black dan kapal Angkatan Laut Israel adalah "bagian dari kerja sama yang berkelanjutan antara Angkatan Laut Israel dan Armada ke-5 AS di arena Laut Merah."

Angkatan darat mengatakan kapal perusak AS berlabuh di pelabuhan Eilat "sebagai bagian dari kunjungan rutin yang telah direncanakan sebelumnya dan dalam kerangka kerja sama strategis dan erat antara kedua angkatan laut dan militer masing-masing." 

Sementara Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut latihan tersebut sebagai "latihan maritim rutin." 

"Latihan gabungan tersebut menunjukkan kemitraan militer yang kuat antara Armada ke-5 AS dan Angkatan Laut Israel," tambahnya dalam sebuah pernyataan. 

Latihan militer tersebut berlangsung ketika AS terus meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah dan Presiden Donald Trump mengancam akan melakukan aksi militer terhadap Iran. 

Perkembangan ini terjadi di tengah upaya Arab dan regional, yang dipimpin oleh Turki, Arab Saudi, Qatar, dan Mesir, untuk mendorong negosiasi antara Washington dan Teheran dan mencegah konfrontasi regional yang lebih luas. 

Tanda-tanda kekhawatiran telah meningkat di Israel dalam beberapa hari terakhir menyusul indikasi bahwa Washington mungkin lebih menyukai solusi politik dengan Iran daripada opsi militer. 

Analis Israel mengatakan Israel mendorong aksi militer dan bahwa setiap kesepakatan AS-Iran harus membahas tidak hanya program nuklir Teheran tetapi juga kemampuan rudalnya.

Menurut media Israel Channel 12, Tel Aviv telah memperingatkan Washington terhadap apa yang digambarkan sebagai potensi ‘penipuan’ yang dilakukan Iran. 

Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan dengan AS mengenai program nuklir Iran dimungkinkan. Ia mengatakan Washington, berkoordinasi dengan negara-negara regional, sedang mencari jalan untuk melanjutkan negosiasi. (Middle East Monitor/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya