Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan Masyarakat Tailan menegaskan hingga saat ini belum ditemukan satu pun kasus virus Nipah di wilayahnya. Meski demikian, pemerintah 'Negeri Gajah Putih' mulai meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan internasional guna mencegah masuknya virus mematikan tersebut.
Deputi Sekretaris Tetap Kesehatan Masyarakat, Sophon Iamsirithaworn, menyatakan bahwa virus Nipah tetap diklasifikasikan sebagai salah satu dari 13 penyakit menular berbahaya berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular Tailan. Langkah ini diambil menyusul laporan wabah yang terjadi di Banglades dan negara bagian Benggala Barat, India.
"Meskipun wilayah tersebut secara geografis jauh, pemantauan ketat diperlukan karena adanya penerbangan langsung menuju Bandara Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket," ujar Sophon, Senin (26/1), seperti dilansir The Star.
Skrining Ketat di Pintu Masuk
Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Tailan telah memulai skrining target terhadap penumpang dari area terdampak sejak akhir pekan lalu. Penumpang yang menunjukkan gejala seperti demam atau gangguan pernapasan, serta memiliki riwayat perjalanan ke area wabah dalam 21 hari terakhir, akan langsung menjalani investigasi epidemiologi dan uji laboratorium.
Hingga saat ini, pengujian retrospektif terhadap pasien ensefalitis (radang otak) di Tailan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda infeksi Nipah. Meskipun virus serupa ditemukan pada kelelawar di Tailan, Sophon menilai risiko wabah saat ini masih berada pada level rendah atau 'peringatan kuning'.
Selain memperketat pintu masuk negara, otoritas kesehatan Tailan menerapkan strategi pencegahan di hulu dengan mengatur tata ruang peternakan. Pemerintah secara resmi melarang aktivitas peternakan babi di wilayah-wilayah yang teridentifikasi sebagai habitat alami kelelawar pembawa virus Nipah.
Langkah ini diambil berdasarkan temuan epidemiologi bahwa babi dapat bertindak sebagai inang perantara (intermediate host) yang mempercepat transmisi virus dari hewan liar ke manusia.
Pemerintah Tailan mengimbau penumpang dari area berisiko tinggi untuk melengkapi dokumen kesehatan dan segera menghubungi hotline pengendalian penyakit jika gejala muncul dalam tiga minggu setelah kedatangan. (Bangkok Post/The Star/B-3)
KONTINGEN Indonesia telah mencapai torehan 101 emas dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Tailan per 24 Januari 2026 atau dua hari sebelum upacara penutupannya.
Kisah menyentuh Miracle, satu-satunya dugong yang tersisa di Teluk Tang Khen, Tailan, di tengah ancaman kepunahan massal akibat hancurnya padang lamun.
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved