Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kecelakaan Kereta lagi di Spanyol, Tewaskan Satu Orang

Dhika Kusuma Winata
21/1/2026 18:25
Kecelakaan Kereta lagi di Spanyol, Tewaskan Satu Orang
Tabrakan antarkereta di Spanyol(Al Jazeera)

KERETA komuter di dekat Barcelona mengalami kecelakaan fatal setelah menghantam puing tembok penahan yang runtuh ke jalur rel, Selasa (20/1), waktu setempat. Insiden menewaskan satu penumpang dan melukai puluhan lain.

Insiden tersebut menjadi kecelakaan kereta kedua di Spanyol dalam beberapa hari terakhir. Peristiwa terbaru ini terjadi di wilayah Gelida, sekitar 40 kilometer di sebelah barat Barcelona.

Badan perlindungan sipil Catalonia menyatakan runtuhnya tembok penahan menyebabkan material bangunan jatuh ke rel dan memicu kecelakaan yang melibatkan kereta penumpang.

Menteri Dalam Negeri Catalonia Nuria Parlon mengatakan satu orang meninggal dunia dan sedikitnya 37 penumpang mengalami luka-luka. Sejumlah korban berada dalam kondisi serius.

"Kami menyampaikan duka atas meninggalnya satu penumpang dalam kecelakaan ini. Dari seluruh korban yang ditangani, lima orang berada dalam kondisi kritis," kata Parlon. 

Salah satu gerbong kereta yang anjlok tampak ringsek dan berubah menjadi tumpukan logam, menurut pantauan di lapangan. Pengelola infrastruktur perkeretaapian Spanyol, Adif, menyebut badai sebagai penyebab runtuhnya tembok penahan tersebut.

Akibat insiden itu, layanan kereta komuter di wilayah Catalonia sementara dihentikan.

Kecelakaan di sekitar Barcelona tersebut terjadi hanya dua hari setelah tragedi besar di wilayah Andalusia, ketika dua kereta cepat bertabrakan dan menewaskan 42 orang.

Insiden tersebut menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Spanyol dalam lebih dari satu dekade dan memicu sorotan serius terhadap aspek keselamatan transportasi nasional.

Raja Felipe VI dan Ratu Letizia mengunjungi lokasi tabrakan kereta cepat di Andalusia serta menemui para korban selamat. Lebih dari 120 orang dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut. 

Sebanyak 37 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. (AFP/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya