Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kecelakaan Kereta Spanyol jadi yang Terburuk dalam Satu Dekade Terakhir

Ferdian Ananda Majni
20/1/2026 13:45
Kecelakaan Kereta Spanyol jadi yang Terburuk dalam Satu Dekade Terakhir
Kecelakaan kereta cepat Spanyol.(Dok. AFP)

KORBAN tewas akibat kecelakaan kereta Spanyol terus meningkat. Hingga Senin (19/1), jumlah korban jiwa kecelakaan kereta cepat Spanyol itu mencapai sedikitnya 40 orang, sementara lebih dari 120 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Spanyol menyebut insiden ini sebagai kecelakaan kereta api paling fatal dalam lebih dari satu dekade terakhir. Peristiwa tersebut dinilai tidak lazim karena terjadi di lintasan lurus yang baru saja selesai direnovasi.

Kecelakaan kereta cepat Spanyol berlangsung pada Minggu (18/1) malam ketika kereta cepat yang dioperasikan perusahaan swasta Iryo, dengan rute Malaga-Madrid, keluar jalur di dekat Adamuz. 

Rangkaian tersebut kemudian memasuki jalur berlawanan dan bertabrakan dengan kereta lain yang datang dari arah berlawanan, hingga menyebabkan kedua kereta tergelincir.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan jumlah korban tewas bertambah signifikan dari laporan awal 21 orang. Seorang juru bicara kementerian menyebutkan total 123 orang mengalami cedera, dengan lima orang dalam kondisi kritis dan 24 lainnya luka berat.

Tragedi ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan sejak 2013, saat sebuah kereta anjlok di tikungan tajam dekat Santiago de Compostela dan menewaskan 80 orang.

Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente mengatakan lokasi kecelakaan berada di jalur lurus yang telah sepenuhnya direnovasi dan dilalui oleh rangkaian kereta yang relatif baru.

"Kecelakaan ini terjadi di jalur lurus yang sudah direnovasi sepenuhnya. Kereta yang pertama tergelincir itu praktis baru," kata Puente. Ia menyebut insiden tersebut sebagai sesuatu yang sangat aneh.

Puente menambahkan bahwa para pakar perkeretaapian pun belum dapat menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut. 

"Para pakar kereta api sangat terkejut dengan kecelakaan ini karena sangat aneh dan sangat sulit dijelaskan pada tahap ini," ujarnya.

Operator Iryo menyampaikan bahwa sekitar 300 penumpang berada di dalam kereta Malaga-Madrid saat kejadian. Sementara itu, Renfe, operator kereta kedua yang terlibat tabrakan, belum merilis data resmi jumlah penumpang.(AFP/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya