Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Masinis Spanyol Gelar Mogok Kerja Massal Usai Tragedi Kereta Maut

Thalatie K Yani
09/2/2026 13:10
Masinis Spanyol Gelar Mogok Kerja Massal Usai Tragedi Kereta Maut
Ilustrasi kecelakaan kereta(Media Sosial X)

LAYANAN kereta api di Spanyol terancam lumpuh total mulai Senin (9/2). Para masinis di seluruh negeri memulai aksi mogok kerja selama tiga hari sebagai bentuk protes atas apa yang mereka sebut sebagai kurangnya jaminan keselamatan pada sistem perkeretaapian nasional.

Aksi ini merupakan buntut dari dua kecelakaan kereta api fatal yang terjadi pada Januari lalu. Tragedi pertama terjadi di Adamuz, wilayah selatan Spanyol, yang menewaskan 46 orang. Hanya berselang dua hari, kecelakaan kedua terjadi di dekat Barcelona yang menewaskan seorang masinis dan melukai puluhan penumpang lainnya.

Rentetan Kecelakaan dan Kegagalan Infrastruktur

Kecelakaan di Adamuz pada 18 Januari merupakan bencana kereta api terburuk di Spanyol dalam lebih dari satu dekade. Sebuah kereta cepat anjlok dan bertabrakan dengan kereta lain dari arah berlawanan. Laporan awal dari komisi investigasi kecelakaan kereta api (CIAF) menemukan adanya retakan pada lintasan sebelum kereta melintas, yang terdeteksi melalui kerusakan pada roda kereta.

Tak lama kemudian, sebuah kereta lokal di Catalonia anjlok akibat dinding yang runtuh dan menghantam kabin masinis. Insiden ini menewaskan seorang masinis magang dan melukai sedikitnya 37 penumpang. Rentetan peristiwa ini memicu keraguan publik terhadap sistem perkeretaapian Spanyol yang selama ini sangat dibanggakan.

Tuntutan Serikat Pekerja Semaf

Semaf, serikat pekerja masinis, menuntut penambahan staf, peningkatan investasi, serta pemeliharaan rutin guna mengatasi apa yang mereka gambarkan sebagai "penurunan kualitas jaringan kereta api yang terus-menerus".

"Tabrakan ini merupakan titik balik untuk menuntut agar semua tindakan yang diperlukan diambil guna menjamin keselamatan operasional perkeretaapian," tegas pihak Semaf dalam pernyataannya.

Pemeriksaan keselamatan pasca-kecelakaan juga mengungkap adanya kerusakan dan masalah pemeliharaan di sejumlah rute lainnya, yang semakin memperkuat tuntutan para masinis.

Tekanan Politik dan Respons Pemerintah

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, dijadwalkan akan menghadapi interogasi di parlemen akhir pekan ini terkait kegagalan sistem perkeretaapian tersebut. Namun, pemerintah yang dipimpin partai Sosialis berusaha menepis tudingan kurangnya investasi.

Menteri Transportasi, Óscar Puente, menyatakan pemerintah telah menginvestasikan €700 juta (sekitar Rp11,8 triliun) untuk memperbarui jalur Madrid-Andalusia dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami tidak melihat adanya masalah kurangnya pemeliharaan, kami tidak melihat masalah infrastruktur yang usang, dan kami tidak melihat adanya masalah kurangnya investasi," ujar Puente menanggapi kritik tersebut.

Meski demikian, bagi para masinis dan pengguna jasa transportasi, jaminan keselamatan di lapangan tetap menjadi prioritas utama yang belum terpenuhi, memicu ketegangan yang kini melumpuhkan jalur transportasi utama Spanyol. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya