Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
Situasi keamanan di Timur Tengah semakin memanas. Pemerintah Amerika Serikat secara resmi merilis peringatan perjalanan (travel warning) yang meminta warga negaranya di Qatar untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi perjalanan non-esensial ke Pangkalan Udara Al Udeid.
Langkah ini menyusul keputusan Amerika Serikat dan Inggris yang telah mengevakuasi sebagian personel mereka dari pangkalan militer tersebut. Evakuasi dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa Washington kemungkinan akan segera meluncurkan aksi militer terhadap Iran.
Melalui akun resmi di platform X, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan terbaru yang menegaskan instruksi bagi para staf dan warga sipil di Doha.
"Mengingat ketegangan regional yang sedang berlangsung, Kedutaan Besar AS di Doha telah menyarankan personelnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi perjalanan non-esensial ke Pangkalan Udara Al Udeid. Kami merekomendasikan warga AS di Qatar untuk melakukan hal yang sama," tulis pernyataan tersebut. Pihak misi AS di Qatar menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara ketat.
Di saat yang sama, Otoritas Penerbangan Federal (FAA) mengumumkan ruang udara Iran kini tertutup untuk semua penerbangan, kecuali kedatangan dan keberangkatan sipil internasional dengan izin khusus.
Penutupan ini dimulai pada pukul 10:15 UTC (17:15 EST) dengan durasi awal selama dua jam 15 menit. Meskipun ada pembatasan, data penerbangan sumber terbuka menunjukkan beberapa pesawat komersial masih mengudara menuju bandara di Tehran pada Rabu malam. Otoritas Penerbangan Sipil Iran menegaskan bahwa hanya penerbangan dengan izin prioritas yang diperbolehkan melintasi wilayah udara tersebut selama periode penutupan.
Inggris juga mengambil langkah drastis dengan memperketat saran perjalanan bagi warga negaranya. Kantor Luar Negeri Inggris mengimbau warga untuk menghindari semua perjalanan, kecuali yang sangat mendesak, ke wilayah Israel dan Tepi Barat yang diduduki.
"Ketegangan regional yang meningkat dapat mengakibatkan gangguan perjalanan dan dampak tidak terduga lainnya," bunyi pernyataan resmi Pemerintah Inggris pada Rabu (14/1).
Sebelumnya, Inggris juga telah mengeluarkan larangan perjalanan total ke Iran dan mengumumkan penutupan sementara kedutaannya di Tehran. Ketegangan ini mencapai puncaknya seiring dengan meningkatnya retorika konflik antara Washington dan Tehran yang memengaruhi stabilitas keamanan serta jalur transportasi udara di seluruh kawasan. (CNN/BBC/The Guardian/Z-2)
Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat. AS dan Inggris mulai mengevakuasi personel militer dari pangkalan Al-Udeid sebagai langkah antisipasi serangan Iran.
Otoritas Qatar perintahkan evakuasi darurat di Doha akibat serangan misil. Ketegangan meningkat setelah Iran balas serangan militer gabungan AS-Israel. Simak selengkapnya.
Qatar tetap buka dialog dengan Iran meski hanya satu kali telepon sejak kematian Ali Khamenei. Doha berhenti jadi mediator AS-Iran. Cek alasannya di sini.
HARGA minyak dunia melonjak setelah Qatar memperingatkan seluruh produksi minyak dan gas di kawasan Teluk berpotensi terhenti dalam beberapa hari jika konflik Timur Tengah terus berlanjut.
PEMERINTAH Qatar mengevakuasi sementara warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) sebagai langkah pencegahan keamanan.
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
PEMERINTAHÂ Qatar menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam perang melawan Iran, melainkan menjalankan hak sah untuk mempertahankan kedaulatan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved