Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI EROPA (EU) memasuki mode kewaspadaan tinggi. Blok Benua Biru didorong untuk bersiap menghadapi kemungkinan konfrontasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berhasrat menguasai Greenland, sebuah wilayah otonom di bawah kedaulatan Denmark.
Pada Rabu, Politico mengutip diplomat EU melaporkan bahwa negara-negara Eropa harus mulai menyiapkan rencana antisipasi, termasuk kemungkinan langkah pencegahan jika Amerika Serikat mengambil tindakan lebih jauh terhadap Greenland, serta opsi peningkatan kehadiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di kawasan tersebut.
"Kita harus siap untuk konfrontasi langsung dengan Trump... Dia sedang dalam mode agresif, dan kita perlu bersiap," tukas seorang diplomat EU yang enggan disebutkan namanya.
Ambisi Trump disuarakan melalui majalah The Atlantic pada Minggu lalu. Menurut dia, AS "benar-benar" membutuhkan Greenland karena pulau tersebut mulai terkepung oleh kehadiran kapal-kapal militer Rusia dan Tiongkok.
Namun, klaim sepihak ini langsung memicu reaksi keras dari pihak yang berhak. Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, dengan tegas mendesak Trump untuk segera menghentikan retorika ancaman aneksasi terhadap wilayahnya.
Senada dengan Frederiksen, mantan Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, sebelumnya juga telah menutup pintu rapat-rapat bagi ambisi AS. Ia menegaskan bahwa tanah kelahirannya bukanlah barang dagangan. Menurut dia, pulau tersebut tidak untuk dijual.
Greenland sendiri memiliki sejarah panjang dengan Denmark. Meski sempat menjadi koloni hingga 1953, pulau ini telah memperoleh status otonomi sejak 2009. Pemerintahannya memiliki kewenangan penuh untuk mengatur kebijakan dalam negeri, meski urusan luar negeri dan pertahanan masih di bawah kendali Kerajaan Denmark. (Ant/I-1)
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat peringatan keras terkait wacana intervensi militer untuk mengambil alih Greenland
Ketegangan memuncak antara AS dan Eropa setelah Donald Trump mengancam tarif impor demi menguasai Greenland. PM Denmark Mette Frederiksen tegaskan kedaulatan.
PM Denmark Mette Frederiksen menyebut pertahanan Greenland sebagai perhatian bersama NATO, menyusul pengerahan pasukan Eropa dan ancaman Donald Trump mengambil alih pulau Arktik tersebut.
EROPA menghadapi eskalasi berbahaya setelah Trump kembali mengobarkan upaya kontroversialnya untuk menguasai Greenland. Rusia pun mengeluarkan peringatan Perang Dunia III berupa nuklir.
PADA Kamis (15/1), Rusia menolak klaim NATO bahwa Moskow dan Beijing menimbulkan ancaman yang semakin besar bagi Greenland.
SATU tahun memasuki masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghancurkan tatanan usai Perang Dunia II yang belum pernah terjadi.
UNI Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif tinggi dan tekanan terkait Greenland.
TAHAP selanjutnya dari rencana perdamaian Jalur Gaza, Palestina, yang disponsori Amerika Serikat (AS) melibatkan pembentukan Dewan Perdamaian.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa AS di bawah Donald Trump semakin agresif, menjauh dari sekutu, dan melanggar tatanan internasional.
DEWAN Gereja Sedunia (WCC) menyerukan Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi dan embargo senjata terhadap Israel atas perang genosida di Jalur Gaza.
Bos RDIF Kirill Dmitriev sindir Ursula von der Leyen soal potensi cekal AS & skandal Pfizer. Ia bahkan tawarkan 'barter sanksi' Biden dengan Presiden Komisi Eropa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved