Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Situasi Venezuela Tetap Tenang meski Ada Serangan AS

Media Indonesia
08/1/2026 16:49
Situasi Venezuela Tetap Tenang meski Ada Serangan AS
Massa mengikuti Aksi Bela Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Selasa (6/1/2026).(MI/Usman Iskandar)

SITUASI di Venezuela tetap tenang meskipun terjadi serangan baru-baru ini oleh militer Amerika Serikat, kata anggota parlemen Venezuela Angel Rodriguez kepada RIA Novosti pada Rabu (7/1). 

“Situasi di negara ini saat ini tenang,” ujarnya menegaskan.

Menurut Rodriguez, para pemimpin politik, gerakan sosial, serta aktivis di Venezuela harus lebih intensif menjalin komunikasi langsung dengan warga untuk memberikan informasi yang jelas tentang apa yang terjadi, keputusan yang diambil, dan pedoman yang telah ditetapkan.

"Semua partai harus mengadakan pertemuan dan turun ke masyarakat,” tambahnya.

Perkembangan ini terjadi setelah pada 3 Januari, militer Amerika Serikat melakukan serangan besar-besaran di Venezuela yang menghasilkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, lalu dibawa ke New York. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasangan itu akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam 'narkoterorisme' dan ancaman yang dipandang membahayakan, termasuk bagi Amerika Serikat.

Akibat operasi tersebut, Mahkamah Agung Venezuela mengambil langkah sementara dengan mengalihkan tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez. 

Delcy secara resmi dilantik sebagai presiden sementara oleh Majelis Nasional pada 5 Januari, setelah eskalasi konflik yang memicu respons internasional luas termasuk kecaman dari negara-negara seperti Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara. 

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritasnya dengan rakyat Venezuela serta menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, dan mendesak pencegahan eskalasi lebih lanjut.

Pernyataan Rodriguez tentang ketenangan saat ini muncul di tengah kondisi yang terus dipantau oleh pihak luar negeri, termasuk Kemlu Indonesia, yang sebelumnya menegaskan pemantauan cermat terhadap perkembangan krisis Venezuela dan keselamatan warga negara Indonesia di sana pascaperistiwa serangan militer AS. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya