Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menepis spekulasi yang menyebutkan Washington berencana melakukan pendudukan militer terhadap Greenland. Dalam sebuah pengarahan tertutup dengan anggota parlemen, Rubio menegaskan ambisi AS adalah mengakuisisi wilayah tersebut melalui mekanisme pembelian resmi dari Denmark.
Mengutip laporan The Wall Street Journal, Rubio menjelaskan bahwa narasi agresif yang belakangan muncul dari Gedung Putih merupakan bagian dari strategi diplomasi tekanan tinggi. Tujuannya adalah mendesak Kopenhagen agar bersedia membuka negosiasi penjualan pulau strategis di kawasan Arktik tersebut.
Isu ini memanas setelah munculnya unggahan kontroversial dari Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller. Melalui platform X, Katie mengunggah peta Greenland yang telah diselimuti bendera Amerika Serikat dengan takarir singkat bertuliskan "SEGERA". Unggahan tersebut muncul tak lama setelah operasi militer AS di Venezuela, memicu kekhawatiran global akan pola ekspansi serupa.
Merespons provokasi tersebut, Duta Besar Denmark untuk AS, Jesper Moller Sorensen, mengeluarkan pernyataan tegas. Ia menuntut Washington menghormati integritas teritorial Kerajaan Denmark dan menyebut visualisasi peta tersebut sebagai tindakan nirdiplotmasi.
Presiden Donald Trump sendiri secara konsisten menyuarakan keinginannya agar Greenland menjadi bagian dari teritori Amerika Serikat. Trump menilai pulau tersebut memiliki nilai strategis vital bagi pertahanan nasional AS serta penguatan pangkalan NATO di kutub utara. Selain Greenland, Trump juga sempat melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut Kanada sebagai "negara bagian ke-51".
Sebagai informasi, Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark sejak 2009. Meski memiliki kewenangan mengatur pemerintahan sendiri, kebijakan luar negeri dan pertahanan pulau tersebut masih berada di bawah kendali Kopenhagen. (Ant/Z-10)
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
UNI Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif tinggi dan tekanan terkait Greenland.
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat peringatan keras terkait wacana intervensi militer untuk mengambil alih Greenland
Hari ke-1425 perang Rusia-Ukraina: Korban jiwa jatuh di Kharkiv & Kherson. Negosiasi keamanan digelar di Miami, sementara isu Greenland picu keretakan AS-Eropa yang untungkan posisi Rusia.
Ketegangan memuncak antara AS dan Eropa setelah Donald Trump mengancam tarif impor demi menguasai Greenland. PM Denmark Mette Frederiksen tegaskan kedaulatan.
Sebuah temuan ilmiah terbaru dari University of California, San Diego (UCSD) pada awal 2026 mengungkap ancaman serius tersembunyi di bawah lapisan es Greenland
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
UNI Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif tinggi dan tekanan terkait Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved