Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSERVASIONIS asal India, Anant Ambani, meraih Global Humanitarian Award for Animal Welfare dari Global Humane Society Amerika Serikat. Ini menjadikannya penerima termuda sekaligus yang pertama dari Asia.
Penghargaan tersebut diberikan atas kiprah Ambani dalam mengembangkan Vantara, proyek penyelamatan dan rehabilitasi satwa berskala besar yang berlokasi di negara bagian Gujarat, India bagian barat.
Inisiatif ini mengintegrasikan perawatan medis, rehabilitasi, perawatan jangka panjang, serta riset konservasi spesies bagi satwa hasil penyelamatan.
Penghargaan diserahkan di Washington DC dalam forum yang dihadiri pakar ilmu satwa liar dan kesejahteraan hewan dari berbagai negara.
Global Humane Society menilai Vantara memenuhi standar kesejahteraan hewan dan habitat paling ketat di dunia dengan proses sertifikasi yang dikenal sebagai salah satu yang paling menantang di sektor konservasi.
Presiden dan CEO Global Humane Society Robin Ganzert menilai pendekatan yang dikembangkan Ambani mencerminkan peran penting program konservasi yang dipimpin Asia dalam membentuk standar global.
"Vantara merepresentasikan tolok ukur baru di mana sains, kepedulian, dan infrastruktur berpadu," ujar Ganzert dikutip dari International Business Times.
Ambani menyatakan penghargaan tersebut memperkuat nilai filosofis India dalam melindungi seluruh makhluk hidup. "Setiap kehidupan berhak atas martabat dan perawatan," katanya.
Ia menegaskan tujuan Vantara tidak berhenti pada penyelamatan satwa, tetapi juga menjamin keberlangsungan spesies dalam jangka panjang.
Penghargaan ini sebelumnya diberikan kepada sejumlah tokoh dunia, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy, Bill Clinton, dan George H W Bush, serta figur publik seperti Betty White.
Masuknya Ambani sebagai penerima dinilai menjadi tonggak penting bagi Asia dalam ranah konservasi global yang selama ini didominasi organisasi Barat.
Sejumlah pakar konservasi internasional, peneliti zoologi, serta perwakilan lembaga satwa liar Amerika Serikat turut menghadiri acara tersebut.
Kehadiran ilmuwan konservasi India menandai meningkatnya visibilitas inisiatif perlindungan satwa Asia Selatan di tengah krisis keanekaragaman hayati yang juga mengancam kawasan Asia Tenggara. (I-2)
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved