Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kunjungan Presiden ke Rusia Dinilai Strategis untuk Perdamaian Global dan Ketahanan Pangan

M Iqbal Al Machmudi
13/12/2025 20:25
Kunjungan Presiden ke Rusia Dinilai Strategis untuk Perdamaian Global dan Ketahanan Pangan
Ilustrasi(https://www.presidenri.go.id/)

KUNJUNGAN kenegaraan Presiden Ri Prabowo Subianto ke Rusia dinilai memiliki nilai strategis yang tidak bisa diabaikan.

Community Director Evident Institute, Algooth Putranto, menyatakan bahwa pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sangat krusial untuk menyikapi eskalasi geopolitik global yang dapat berdampak langsung pada Indonesia.

"Kunjungan kenegaraan Prabowo menemui Putin memiliki nilai strategis di tengah kondisi geopolitik di Eropa Timur (Ukraina) dan Timur Tengah (Palestina),” kata Algooth, Sabtu (13/12).

Menurutnya, posisi Rusia yang sentral dalam kedua konflik tersebut menempatkan Indonesia pada peran penting untuk mendorong dialog dan resolusi damai.

Algooth menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Ukraina menunjukkan tren yang meresahkan dan berpotensi mengganggu stabilitas global. 

"Konflik di Ukraina kini menunjukkan peningkatan eskalasi ke taraf yang meresahkan karena berpotensi mengulang terganggunya pasokan minyak dunia dan bahan pangan akibat saling serang kapal pengangkut di Laut Hitam,” jelasnya. 

Dalam konteks itu, dialog langsung dengan Rusia menjadi penting untuk mengamankan kepentingan nasional Indonesia, terutama terkait ketahanan pangan dan energi.

Selain itu, isu Palestina juga menjadi agenda utama. Algooth menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk turut serta dalam upaya perdamaian. 

"Sementara, Palestina menjadi utang Indonesia untuk menghadirkan perdamaian sesegera mungkin. Rusia, yang hingga kini enggan berpartisipasi aktif dalam resolusi damai PBB untuk Palestina, perlu terus didorong untuk mengambil peran yang lebih konstruktif," jelasnya.

Menanggapi kritik terkait penanganan bencana di dalam negeri, Algooth menegaskan bahwa keduanya tidak bisa dipertentangkan. Menurutnya, penanganan bencana di Sumatra telah berjalan dengan baik di bawah koordinasi pemerintah pusat dan daerah, sehingga kehadiran Presiden di tingkat global untuk menjalankan misi diplomatik tidak mengurangi fokus pemerintah terhadap urusan domestik.

“Kunjungan Presiden Prabowo tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan kondisi di Sumatra yang sudah tertangani oleh Pemerintah Pusat dan Daerah,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik