Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Roket dan Drone Hantam Perbatasan, Thailand Umumkan Evakuasi Massal

Ferdian Ananda Majni
09/12/2025 16:34
Roket dan Drone Hantam Perbatasan, Thailand Umumkan Evakuasi Massal
Warga sipil Kamboja mengungsi dari rumah mereka di dekat perbatasan dengan Thailand di Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Senin (8/12/2025).(Agence Kampuchea Presse/Handout via Xinhua)

THAILAND menuding Kamboja melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer di wilayah perbatasan pada Selasa (9/12) pagi. Serangan itu disebut melibatkan roket multi laras BM-21, drone pengebom, hingga pesawat nirawak kamikaze.

Laporan The Nation, Selasa (9/12) menyebutkan bahwa tembakan intensif terjadi di kawasan Phu Makua dan sekitar Kuil Ta Muen Thom, lokasi yang diyakini menjadi target upaya Kamboja untuk merebut kembali kendali atas wilayah tersebut.

Militer Thailand membalas dengan tembakan langsung dan tidak langsung, serta menegaskan bahwa kendali atas area strategis tetap berada di tangan mereka.

Konflik Melebar Sejak Awal Pekan

Pertempuran antara kedua negara kembali pecah sejak awal pekan. Thailand mengklaim Kamboja lebih dulu meluncurkan roket ke sejumlah titik di perbatasan seperti Ban Sai Tho dan Buri Ram. Sebagai respons, Thailand mengerahkan jet tempur F-16 untuk melakukan serangan balasan.

Bentrokan ini menyebabkan satu tentara Thailand dan empat warga sipil Kamboja tewas.

Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

Sebanyak 120.000 warga Thailand di empat provinsi yang berbatasan langsung dengan Kamboja dievakuasi akibat eskalasi konflik. Jumlah pengungsi di setiap provinsi meliputi:

Ubon Ratchathani: 22.580 orang
Sisaket: 45.914 orang
Surin: 51.781 orang
Buri Ram: 5.563 orang

Pemerintah membuka 492 lokasi penampungan sementara yang kini menampung 125.838 orang. Selain itu, 75 titik layanan khusus disediakan untuk kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, perempuan hamil, difabel, dan warga yang memiliki kondisi kesehatan lemah.

Gencatan Senjata Sebelumnya Kembali Runtuh

Pada Juni lalu, Thailand dan Kamboja terlibat pertempuran selama empat hari sebelum akhirnya sepakat melakukan gencatan senjata melalui mediasi Malaysia selaku ketua ASEAN saat itu. Namun, tidak lama setelah kesepakatan dicapai, kedua pihak kembali saling menuduh melanggar komitmen tersebut.

Di sisi lain, Pemerintah Thailand meningkatkan pengamanan bagi atlet peserta SEA Games menyusul memanasnya kembali bentrokan di perbatasan Thailand–Kamboja. Upacara pembukaan digelar Selasa (10/12) malam di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Perhelatan olahraga Asia Tenggara itu berlangsung hingga 20 Desember di Bangkok dan Chonburi, melibatkan ribuan atlet dari 11 negara yang bertanding pada beragam cabang mulai dari sepak bola, anggar, skateboard, layar hingga olahraga tarung dan tradisional. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya